Pidato Hasan Nasrallah
JawaPos.com - Pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah melakukan pidato penting terkait pertempuran di Gaza antara Palestina dan Israel. Hassan Nasrallah mengatakan kepada dunia bahwa ini bukanlah perang biasa.
"Ini bukan perang biasa, ini perang yang menentukan dan bersejarah," ucap Nasrallah dalam petikan pidato pertamanya merespon meletusnya konflik sejak 7 Oktober lalu, Jumat (03/11).
Nasrallah mengatakan bahwa badai Al-Aqsa adalah sejarah baru dan menentukan nasib bangsa Palestina.
"Badai Al-Aqsa menandai babak sejarah baru dalam konflik dengan musuh dan menentukan nasib bangsa Palestina, serta masyarakat di kawasan dan negara-negaranya," Kata Nasrallah
Nasrallah menyatakan bahwa pertempuran harus diakhiri dengan kemenangan di pihak Palestina.
"Pertempuran ini hanya bisa berakhir dengan kemenangan Gaza. Segala sesuatu yang terjadi di Gaza mengungkap sifat brutal entitas Zionis."
"Musuh Israel tidak dapat melancarkan operasi besar di Gaza karena ketakutan, tidak berdaya dan kalah," Ucap Sekjen Hizbullah itu.
Lebih lanjut Nasrallah menegaskan, "Kami akan mengakhiri agresi di Jalur Gaza. Gaza harus meraih kemenangan perlawanan Palestina. Tujuan-tujuan ini harus didefinisikan dengan jelas dan kita harus berusaha untuk mencapainya."
Baca Juga: Pimpinan Huzbullah: Perjuangan Melawan Zionis Israel Sepenuhnya Sah, Bermoral, religius dan Manusiawi
Sebagai pimpinan Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah mengatakan kemenangan Gaza sejalan dengan kepentingan nasional Lebanon.
"Kemenangan Gaza menguntungkan pada Mesir, Yordania dan Suriah. Kemenangan Gaza sejalan dengan kepentingan nasional Lebanon," tuturnya.
Ini merupakan pernyataan publik pertama Nasrallah terkait konflik Israel dan Palestina yang meletus pada 7 Oktober silam.
Hingga kini konflik memanas setelah Lebanon dan Houthi Yaman menyatakan ikut dalam pertempuran.
Di sisi lain, di Suriah dan Irak terjadi serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer AS.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
