Pidato Hasan Nasrallah
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah melakukan pidato pada hari Jumat (03/11) pukul 20.00 WIB. Hal ini dilakukan menindaklanjuti konflik Israel dan Palestina yang berkembang.
Pidato Hassan Nasrallah dilansir dari Reuters, dinantikan sekitar 4 miliar orang di berbagai belahan dunia. Itu karena Hizbullah adalah entitas penting dalam kemelut konflik Israel dan Palestina.
Mengawali pidato Hassan Nasrallah membukanya dengan salam. “Kami menyampaikan salam kepada semua orang di segala penjuru dunia, di negara-negara Arab dan Islam hingga negara-negara Amerika Latin yang telah menyatakan dukungan serta solidaritas mereka untuk Gaza. Terutama kepada Irak dan Yaman yang telah melibatkan diri dalam pusat perang saat ini.”
Hassan Nasrallah menitikkan point penting bahwa operasi badai al-Aqsa adalah seratus persen dirancang oleh orang-orang Palestina sendiri.
"Jika kita ingin mencari pertempuran dengan legitimasi penuh, tidak ada perang seperti perang melawan Zionis Israel. Perjuangan melawan Zionis Israel sepenuhnya sah, bermoral, religius dan manusiawi."
“Derita dan nestapa bangsa Palestina yang sudah berlangsung sejak lebih dari 75 tahun. Namun, situasi Palestina dalam beberapa tahun terakhir menjadi sangat sulit, terutama dengan berkuasanya pemerintahan (Benjamin Netanyahu) yang radikal, bodoh, dan barbar.”
“Kabinet ekstremis Israel ini menekan para tawanan Palestina, sehingga menyebabkan masalah kemanusiaan yang pelik. Sekitar 20 tahun dua juta orang hidup dalam kondisi sulit di Gaza, tanpa ada seorang pun yang melakukan sesuatu untuk mereka.”
Baca Juga: PM Israel Benjamin Netanyahu Menolak Gencatan Senjata yang Diminta Menlu AS Antony Blinken
“Persekusi dan pelanggaran batas dalam kebijakan-kebijakan Israel semakin bertambah banyak. Sebab itu, perlu ada sebuah peristiwa besar yang akan mengguncang Rezim Penjajah dan para pendukung arogannya, terutama Washington dan London. Proyek-proyek pembangunan pemukiman baru mengancam Tepi Barat dengan bahaya yang sangat banyak.”
“Operasi besar Badai al-Aqsa seratus persen dirancang oleh orang-orang Palestina. Bahkan para desainernya merahasiakan rencana dari semua pihak, termasuk faksi-faksi Perlawanan di Gaza sendiri. Kerahasiaan total operasi ini adalah faktor penentu kesuksesan operasi mengejutkan ini.”
“Kerahasiaan ini sama sekali tidak membuat tersinggung seorang pun di faksi-faksi Perlawanan. Bahkan kami menyanjung operasi ini. Operasi ini sama sekali tidak berdampak negatif pada keputusan faksi atau kelompok Poros Perlawanan mana pun. Kinerja saudara-saudara kami di Hamas telah membuktikan substansi nyata dan tujuan-tujuan perang ini, juga mencegah musuh menyebarkan dusta-dusta, terutama saat mereka bicara tentang hubungan antara faksi-faksi Perlawanan di Kawasan.”
"Badai Al-Aqsa menandai babak sejarah baru dalam konflik dengan musuh dan menentukan nasib bangsa Palestina serta masyarakat di kawasan dan negara-negaranya."
"Ini bukan perang biasa, ini perang yang menentukan dan bersejarah."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
