Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 04.58 WIB

Badai Ciaran dengan Hujan Lebat Terjang Eropa dan Tewaskan 2 Orang

Gelombang air laut yang pecah menghantam tepi pantai akibat Badai Ciaran di Normandia, Prancis pada Kamis (2/11). (Sumber: REUTERS/Pascal Rossignol) - Image

Gelombang air laut yang pecah menghantam tepi pantai akibat Badai Ciaran di Normandia, Prancis pada Kamis (2/11). (Sumber: REUTERS/Pascal Rossignol)

JawaPos.com - Badai Ciaran menerjang Eropa barat laut pada Kamis (2/11) dengan angin kencang dan hujan deras, menewaskan satu orang di Prancis dan satu di Spanyol ketika sekolah, bandara, dan kereta api menghentikan layanannya.

Seorang sopir truk tewas tertimpa pohon tumbang di timur laut Paris dan 1,2 juta rumah tangga Prancis kehilangan listrik.

Pihak berwenang di Finistere, Brittany, mendesak masyarakat untuk tinggal di rumah dan menghindari angin yang berkecepatan 207 km per jam, yang menyebabkan laporan adanya gelombang setinggi 20 meter di lepas pantai.

Seorang wanita tewas ketika sebuah pohon tumbang menimpanya di pusat kota Madrid, kata layanan darurat. Ada pun tiga orang terluka, dilansir dari Reuters.

Badai Ciaran, yang terjadi setelah Badai Babet dua minggu lalu, didorong oleh arus kuat yang menyapu dari Atlantik, menimbulkan hujan lebat dan angin kencang yang telah menyebabkan banjir besar di Irlandia Utara dan sebagian Inggris.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin mengatakan kepada wartawan bahwa selain kematian pengemudi truk, 15 orang, termasuk tujuh petugas pemadam kebakaran, juga terluka. Satu orang terluka parah di kota Roubaix, Prancis bagian utara, katanya.

Sekitar 1.300 orang harus dievakuasi ke lokasi kamp atau tempat penampungan, dan beberapa rumah dikosongkan di kota Finistere Brest setelah sebuah derek jatuh, kata Darmanin melalui media sosial.

"Saya ulangi, tetap di rumah," kata koordinator setempat, Alain Espinasse kepada radio RTL.

Namun, badai di Prancis menunjukkan tanda-tanda mereda dan layanan cuaca Meteo France mengurangi peringatannya terhadap angin kencang di Mache, Finistere dan Cotes d'Armor dari merah menjadi oranye.

Dikutip dari Reuters, di Inggris, Kepulauan Channel merupakan salah satu daerah yang paling parah terkena dampaknya.

Maskapai Belanda KLM membatalkan ratusan penerbangan ke dan dari Amsterdam, sementara kereta Internasional dari ibu kota Belanda ke Paris juga dibatalkan, dan jalur pelayaran di barat daya negara itu ditutup. Operator bandara AENA mengatakan 42 penerbangan di Spanyol dibatalkan menyusul pembatalan 21 penerbangan pada Rabu (1/11).

Badan cuaca milik pemerintah Spanyol, AEMET, juga mengeluarkan peringatan merah pada Kamis (2/11) untuk wilayah utara Galicia dan Cantabria, di mana gelombang setinggi sembilan meter diperkirakan terjadi.

La Pinilla, sebuah resor ski di utara Madrid, dan Estaca de Bares di Galicia mencatat kecepatan angin lebih dari 150 km per jam, kata AEMET.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore