Para perusuh di bandara memegang poster bertuliskan, “Kami menentang pengungsi Yahudi”.
JawaPos.com - Telah terjadi penyerbuan di bandara di Makhachkala yang dilakukan oleh masyarakat wilayah Dagestan untuk mencari penumpang Yahudi yang datang dari Israel.
Sebelumnya juga telah terjadi hal yang sama beberapa hari yang lalu, masyarakat setempat mengepung sebuah hotel untuk mencari tamu Yahudi.
Dilansir dari The Guardian, Senin (30/10), kini mereka menyerbu bandara setelah muncul laporan bahwa ada penerbangan dari Tel Aviv yang tiba di kota tersebut.
Penumpang dari penerbangan tersebut terpaksa mengungsi di pesawat atau bersembunyi di bandara karena takut diserang.
Otoritas kesehatan setempat mengatakan 20 orang terluka, termasuk dua orang dalam kondisi kritis, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Video yang diunggah ke media sosial menunjukkan ratusan pemuda, beberapa di antaranya membawa bendera Palestina atau plakat yang mengecam Israel, menyerbu ke landasan bandara internasional Makhachkala dan naik ke pesawat yang berhenti beroperasi, berusaha menerobos jendela.
Baca Juga: Tindak Antisemitisme Kembali Terjadi, Dua Ledakan Bom Molotov Dilempar ke Sinagoge Yahudi
Karyawan maskapai penerbangan terlihat mendorong penumpang kembali ke dalam pesawat ketika kerumunan orang mendekati pesawat. Rusia menutup bandara Makhachkala pada Minggu malam karena “penyusup” di bandara.
“Ini kaptenmu, ada massa yang marah di luar yang tidak tahu dari mana kami berasal dan mengapa kami ada di sini, mungkin saja kami juga akan diserang,” kata salah satu pengumuman
Kerusuhan tersebut tampaknya terinspirasi oleh sejumlah postingan di platform media sosial Telegram, di mana para pengikutnya diberitahu bahwa sebuah penerbangan dari Tel Aviv akan tiba malam itu bersama pengungsi dari Israel.
Beberapa tanda yang dipegang para perusuh berbunyi, “Kami menentang pengungsi Yahudi,”polisi pun berdiri ketika ratusan pengunjuk rasa menyerbu terminal utama bandara, memasuki area terlarang dan menuntut petugas bea cukai mengarahkan mereka ke arah penumpang yang datang.
Pengikut Utro Dagestan, salah satu akun Telegram yang secara rutin memuat berita bercampur teori konspirasi, diperintahkan untuk mengepung bandara setempat, menginterogasi penumpang yang datang dan menuntut agar mereka mengecam pemerintah Israel.
***

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
