
Seorang pria yang terluka menggendong seorang anak yang terluka, keduanya selamat dari pengeboman Israel./AFP-Yonhap
JawaPos.com - Amerika Serikat dan Rusia memimpin seruan internasional untuk menghentikan sementara pertempuran antara Israel dan Hamas.
Hal ini dilakukan agar bantuan bisa masuk ke Jalur Gaza yang sedang terkepung.
Sementara Israel terus membombardir daerah tersebut, dimana warga Palestina hidup dalam kondisi yang mengerikan
Sebanyak 704 warga Palestina termasuk 305 anak-anak tewas pada hari Selasa (24/10), kata Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.
Jumlah tersebut menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, merupakan jumlah tertinggi yang dilaporkan dalam satu hari sejak konflik dimulai hampir tiga minggu yang lalu.
Israel melancarkan serangan ke Gaza setelah militan Hamas menyerang kota-kota di Israel selatan pada 7 Oktober lalu, yang menewaskan 1.400 orang dan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Dikutip dari The Korea Herald, para pemimpin dunia saat ini sedang berusaha untuk mencegah konflik, yang menyebar ke seluruh wilayah yang menjadi kunci pasokan energi global.
Gedung Putih mengatakan, presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berbicara melalui telepon pada hari Selasa (24/10), dan menyepakati diplomasi yang lebih luas untuk menjaga stabilitas di seluruh wilayah dan mencegah konflik meluas.
Pertempuran mematikan tersebut telah meningkat antara militer Israel dan warga Palestina di Tepi Barat, dan muncul kembali antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.
Iran, yang telah mengincar kekuasaan regional selama beberapa dekade, mendukung Hizbullah dan Hamas, serta telah memperingatkan Israel untuk menghentikan serangannya ke Gaza.
Militer Israel mengatakan bahwa beberapa jet tempurnya menghantam infrastruktur Angkatan Darat Suriah dan peluncur mortir pada hari Rabu, untuk menanggapi roket-roket yang diluncurkan dari Suriah yang bersekutu dengan Iran.
Pihak militer tidak memberikan rincian lebih lanjut dan tidak menuduh tentara Suriah menembakkan kedua roket tersebut, yang memicu sirine serangan udara di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.
Pasukan Israel yang melakukan serangan semalam di Tepi Barat karena mendapat serangan dari sekelompok orang Palestina yang kemudian ditembak oleh militer dengan menggunakan pesawat tak berawak, Rabu (25/10). Para pejabat Palestina mengatakan tiga orang tewas.
Militer Israel juga mengatakan bahwa mereka menargetkan sekelompok penyelam Hamas yang mencoba memasuki Israel melalui laut dekat Kibbutz Zikim.
Amerika Serikat telah menyarankan Israel untuk menunda serangan darat yang direncanakan, karena Washington berusaha membebaskan lebih dari 200 sandera yang masih ditawan Hamas di Gaza.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
