Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Oktober 2023 | 13.56 WIB

Pemimpin Dunia Upayakan Jeda di Tengah Pertempuran Israel dan Hamas untuk Mengizinkan Bantuan Bisa Masuk Gaza

Seorang pria yang terluka menggendong seorang anak yang terluka, keduanya selamat dari pengeboman Israel./AFP-Yonhap - Image

Seorang pria yang terluka menggendong seorang anak yang terluka, keduanya selamat dari pengeboman Israel./AFP-Yonhap

JawaPos.com - Amerika Serikat dan Rusia memimpin seruan internasional untuk menghentikan sementara pertempuran antara Israel dan Hamas.

Hal ini dilakukan agar bantuan bisa masuk ke Jalur Gaza yang sedang terkepung.

Sementara Israel terus membombardir daerah tersebut, dimana warga Palestina hidup dalam kondisi yang mengerikan

Sebanyak 704 warga Palestina termasuk 305 anak-anak tewas pada hari Selasa (24/10), kata Kementerian Kesehatan di Gaza yang dikuasai Hamas.

Jumlah tersebut menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB, merupakan jumlah tertinggi yang dilaporkan dalam satu hari sejak konflik dimulai hampir tiga minggu yang lalu.

Israel melancarkan serangan ke Gaza setelah militan Hamas menyerang kota-kota di Israel selatan pada 7 Oktober lalu, yang menewaskan 1.400 orang dan sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.

Dikutip dari The Korea Herald, para pemimpin dunia saat ini sedang berusaha untuk mencegah konflik, yang menyebar ke seluruh wilayah yang menjadi kunci pasokan energi global.

Gedung Putih mengatakan, presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berbicara melalui telepon pada hari Selasa (24/10), dan menyepakati diplomasi yang lebih luas untuk menjaga stabilitas di seluruh wilayah dan mencegah konflik meluas.

Pertempuran mematikan tersebut telah meningkat antara militer Israel dan warga Palestina di Tepi Barat, dan muncul kembali antara Israel dan kelompok bersenjata Hizbullah Lebanon di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Iran, yang telah mengincar kekuasaan regional selama beberapa dekade, mendukung Hizbullah dan Hamas, serta telah memperingatkan Israel untuk menghentikan serangannya ke Gaza.

Militer Israel mengatakan bahwa beberapa jet tempurnya menghantam infrastruktur Angkatan Darat Suriah dan peluncur mortir pada hari Rabu, untuk menanggapi roket-roket yang diluncurkan dari Suriah yang bersekutu dengan Iran.

Pihak militer tidak memberikan rincian lebih lanjut dan tidak menuduh tentara Suriah menembakkan kedua roket tersebut, yang memicu sirine serangan udara di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel.

Pasukan Israel yang melakukan serangan semalam di Tepi Barat karena mendapat serangan dari sekelompok orang Palestina yang kemudian ditembak oleh militer dengan menggunakan pesawat tak berawak, Rabu (25/10). Para pejabat Palestina mengatakan tiga orang tewas.

Militer Israel juga mengatakan bahwa mereka menargetkan sekelompok penyelam Hamas yang mencoba memasuki Israel melalui laut dekat Kibbutz Zikim.

Amerika Serikat telah menyarankan Israel untuk menunda serangan darat yang direncanakan, karena Washington berusaha membebaskan lebih dari 200 sandera yang masih ditawan Hamas di Gaza.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore