
Warga Palestina mencari korban di bawah reruntuhan setelah serangan Israel, di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, 14 Oktober 2023.
JawaPos.com - Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kaila menyatakan sebanyak 3.300 korban telah tewas dan lebih dari 13.000 orang terluka akibat serangan Israel di Jalur Gaza yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023. Dalam konferensi pers di Ramallah pada Rabu (18/10), Al-Kaila menyebut bahwa angka tersebut masih perkiraan karena begitu parahnya situasi di Jalur Gaza yang terus-menerus dibom oleh Israel.
Dia juga menyoroti sangat kurangnya pasokan obat-obatan di Gaza serta sulitnya warga mengakses rumah sakit. Selain itu, berkurangnya pasokan air dan kerusakan sistem pembuangan limbah juga meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular.
Lebih lanjut, Al-Kaila mengutuk keras serangan udara Israel di Rumah Sakit Al-Ahli Baptis pada Selasa (17/10) dan menyatakan bahwa ratusan orang telah kehilangan nyawa akibat pemboman Israel.
“Kami menegaskan bahwa Israel terlibat dalam pembantaian RS Al-Ahli Baptis dan mereka tidak akan bisa melepaskan diri dari pemboman rumah sakit tersebut. Kami menuntut pertanggungjawaban,” kata Al-Kaila. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 500 warga Palestina.
Sementara itu, Amerika Serikat (AS) mengumumkan bantuan kemanusiaan senilai USD 100 juta (sekitar Rp 1,58 triliun) untuk rakyat Palestina yang berada di jalur Gaza dan Tepi Barat. Bantuan tersebut diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden saat berkunjung ke Tel Aviv, Israel, Rabu (18/10).
Dalam pernyataan Gedung Putih yang dirilis melalui situs webnya, dana tersebut akan digunakan untuk menyediakan kebutuhan dasar bagi lebih dari satu juta warga Palestina yang terpaksa mengungsi atau menjadi korban konflik, termasuk penyediaan air bersih, makanan, fasilitas sanitasi, layanan kesehatan, dan kebutuhan penting lainnya.
"Warga sipil tidak bisa disalahkan dan tidak seharusnya menderita atas aksi terorisme Hamas yang mengerikan. Warga sipil harus dilindungi dan bantuan harus segera menjangkau mereka yang membutuhkan," ungkap Gedung Putih.
"Amerika Serikat akan terus bekerja sama dengan negara-negara di kawasan untuk memastikan bahwa hukum perang ditegakkan, membantu orang-orang yang mencari keselamatan atau bantuan, dan memberikan akses ke kebutuhan dasar seperti makanan, air, perawatan medis, dan tempat tinggal," tambah pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken melakukan pembicaraan lewat telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Selasa (17/10), untuk membahas pemboman yang menyasar sebuah rumah sakit di Gaza.
Dalam pembicaraan itu, Blinken juga membahas upaya AS untuk menyediakan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Gaza, bekerja sama dengan negara-negara mitra, dan mencegah konflik meluas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022