ILUSTRASI. Sebuah kota di negara bagian Kachin, Myanmar. (Khin Maung Win/AP)
JawaPos.com - Serangan artileri terjadi di kamp pengungsi, negara bagian Kachin, Myanmar, yang terjadi sekitar pukul 23.30 pada Senin malam (9/10). Dalam serangan tersebut, sedikitnya memakan korban hingga 29 orang termasuk tewasnya anak-anak kecil.
Dilansir dari The Guardian, Selasa (10/10), puluhan orang lainnya terluka dalam serangan tersebut. Gambar yang belum diverifikasi di media sosial menunjukkan para pria membawa korban, termasuk seorang anak kecil, dari reruntuhan dalam kegelapan.
Organisasi Kemerdekaan Kachin (KIO), sebuah kelompok politik yang telah lama mengupayakan otonomi lebih besar bagi etnis minoritas Kachin, mengatakan 29 orang tewas dan 57 lainnya luka-luka.
Ditemukan suatu bukti bahwa serangan itu berasal dari artileri berat, bukan serangan udara seperti yang diperkirakan sebelumnya.
Seorang aktivis Kachin yang berbasis di Laiza, mengatakan kepada Guardian bahwa perkiraan jumlah korban tewas bervariasi, yaitu 33 orang tewas, termasuk 13 anak-anak, hingga seorang bayi berusia tiga bulan yang juga ikut meninggal.
Dia menambahkan bahwa jumlah korban tewas bisa bertambah karena kamp tersebut mencakup area yang luas dan para sukarelawan masih melakukan pencarian jenazah.
Rumah-rumah di kamp dibangun di atas pegunungan, sehingga rumah-rumah tersebut terkubur di bawah tanah.
“Rumah-rumah di kamp sangat tertutup satu sama lain, sehingga situasinya benar-benar kacau, serangan itu merupakan tindakan tidak manusiawi yang dilakukan militer,” kata seorang aktivis
Daerah yang terkena serangan tersebut dekat perbatasan dengan Tiongkok, sehingga sering menjadi lokasi bentrokan bersenjata selama beberapa bulan terakhir. PBB telah memperingatkan terbatasnya akses kemanusiaan di negara bagian Kachin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
