
peningkatan keamanan di mall usai insiden penembakan / sumber The Thaiger
JawaPos.com – Orang tua dari pelaku penembakan massal di Mall Siam Paragon meminta maaf kepada para korban dan media.
Ucapan maaf tersebut ditulis melalui surat yang mengungkapkan penyesalan mendalam atas apa yang harus dialami korban.
Mereka mengaku terkejut dan sedih saat mendengar peristiwa naas yang disebabkan oleh anak laki-lakinya.
Namun berjanji akan memastikan anaknya bertanggung jawab penuh atas perbuatannya.
Keduanya juga mengaku mau bekerja sama dengan polisi, pemerintah dan lembaga apapun yang diperlukan dalam proses hukum.
Sekaligus mendukung upaya mitigasi dan pemulihan dampak dari peristiwa ini semaksimal mungkin.
Pelakunya yang masih berusia 14 tahun sudah ditahan polisi dan didakwa atas kejahatan melakukan pembunuhan berencana, percobaan pembunuhan, kepemilikan senjata dan amunisi secara ilegal, serta membawa senjata ilegal dan membuangnya di tempat umum.
Tiga pria yang diduga menjual senjata kepada remaja tersebut juga ditangkap oleh kepolisian.
Sementara itu, pemerintah juga mengambil tindakan tegas dan cepat usai insiden yang menewaskan dua warga asing asal Tiongkok dan Myanmar pada (3/10).
Selain meningkatkan keamanan pada pemeriksaan dan penjagaan masuk mall, Perdana Menteri Shretta Thavisin juga perketat undang-undang pengendalian senjata untuk membatasi akses penggunaan senjata api.
Hal tersebut disampaikan oleh Perdana Menteri ketika menanggapi pertanyaan media pada Konferensi Aksi Iklim Thailand (TCAC) ke-2 yang bertempat di Pusat Konvensi Nasional Queen Sirikit.
Sebagai upaya memulihkan kepercayaan wisatawan negara asing, Perdana Menteri berjanji untuk membangun komitmen dalam hal keamanan wisatawan demi mencegah kejadian serupa di masa depan.
Pemerintah Thailand juga membentuk badan khusus usai kejadian penembakan massal yang disebut dengan Situation Command Center (SCC).
SCC kemudian mengadakan konferensi pers di Kementerian Luar Negeri untuk memberikan informasi terkini atas penyelidikan sekaligus informasi kompensasi bagi korban.
Kompensasi yang akan diberikan kepada keluarga korban senilai 1,2 Juta Baht (508 Juta Rupiah) dari pemerintah Thailand dan 5 Juta Baht (sekitar 2.1 Miliar Rupiah) dari pihak Mall Siam Paragon.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
