
Daniel Cardenas - Anadolu Agency via Getty Images
JawaPos.com - Para dokter Meksiko telah mendapati, bahwa tidak ada bukti perakitan atau manipulasi pada tengkorak dari apa yang disebut sebagai sisa-sisa kerangka "bukan manusia" yang dipresentasikan ke kongres Meksiko minggu lalu.
Hal ini tampaknya membuktikan, bahwa sisa-sisa itu bukanlah buatan manusia.
Para ilmuwan telah melakukan sejumlah tes pada dua spesimen di Noor Clinic pada hari Senin (18/9), dan seluruh prosedur disiarkan secara langsung di saluran YouTube Jaime Maussan.
Pada akhirnya, José Zalce Benitez selaku direktur Institut Penelitian Ilmu Kesehatan di sekretaris kantor Angkatan Laut Meksiko, mengatakan bahwa penelitian tersebut membuktikan bahwa kerangka alien tidak dirakit dengan benda-benda buatan manusia.
New York Post by Reuters - Raquel Cunha (3)
Dikutip dari New York Post, Benitez juga mengatakan bahwa timnya menemukan bahwa salah satunya masih hidup, utuh, memiliki struktur biologis, dan dalam masa kehamilan, yang menunjuk pada benjolan besar di dalam perut diduga ET (Extra Terrestrial) dengan kemungkinan itu adalah telur.
"Saya dapat menegaskan, bahwa tubuh-tubuh ini tidak memiliki kekerabatan dengan manusia," kata Benitez sebelumnya.
ET yang diduga pasangan ini ditemukan di Cusco, Peru, pada tahun 2017 yang memiliki kepala memanjang dengan tiga jari di masing-masing tangan.
Tetapi sebaliknya, mereka memiliki berbentuk seperti manusia dengan masing-masing dua lengan dan dua kaki.
Penemu dari ET, Maussan mengatakan bahwa mereka memiliki tulang yang kuat, ringan, dan tidak memiliki gigi.
Mereka juga memiliki implan kadmium dan osmium, yang merupakan salah satu elemen paling langka di Bumi.
Maussan mengatakan jika hampir sepertiga dari DNA mereka tidak diketahui, dan mengklaim bahwa makhluk-makhluk itu bukan bagian dari evolusi terestrial kita.
New York Post by Reuters - Raquel Cunha (2)
"Spesimen-spesimen ini bukan bagian dari sejarah evolusi Bumi," kata Massaun kepada para pejabat pemerintah Meksiko dan perwakilan dari Amerika Serikat.
"Mereka bukanlah makhluk yang ditemukan dari kecelakaan UFO. Sebaliknya, mereka ditemukan di tambang diatom (ganggang) dan kemudian menjadi fosil."

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
