Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Agustus 2023 | 15.30 WIB

Supermarket di Austria Ditutup Usai Ditemukan Laba-laba yang Racunnya Bisa Membuat Pria Ereksi Permanen

Petugas tengah memeriksa buah untuk mencari laba-laba beracun di supermarket Penny di wilayah Krems an der Donau, Austria. - Image

Petugas tengah memeriksa buah untuk mencari laba-laba beracun di supermarket Penny di wilayah Krems an der Donau, Austria.

JawaPos.com - Sebuah supermarket di Austria ditutup setelah manajer toko dilaporkan melihat seekor laba-laba penyuka pisang yang racunnya bisa menyebabkan ereksi permanen jika menggigit. Supermarket Penny di wilayah Krems an der Donau, 45 mil sebelah barat Wina, ditutup sejak Selasa (8/8) karena kekhawatiran akan laba-laba berwarna hitam dan merah berukuran empat inci.

Layanan darurat dipanggil dan memperingatkan masyarakat, jika laba-laba tersebut masih tahap pencarian. Laba-laba tersebut kemungkinan berjenis Venomous Brazilian yang sangat berbisa, dan diketahui bisa sampai di daratan Eropa dengan bersembunyi di dalam buah pisang.

Dikutip dari Daily Mail, binatang itu merupakan salah satu laba-laba paling berbisa di bumi. Jika manusia tersengat bisa berakibat fatal yang menyebabkan hipotermia, penglihatan kabur, kejang-kejang, dan dalam beberapa kasus menyebabkan ereksi secara permanen.

Racun laba-laba ini bahkan sedang dipelajari untuk digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi. Setelah sebuah kasus ditemukan, jika gigitan laba-laba ini dapat menyebabkan ereksi yang menyakitkan selama empat jam pada pria.

Pembasmi hama telah dipanggil dan peti-peti pisang di dalam toko telah disegel, namun laporan-laporan menyebutkan bahwa toko tersebut kemungkinan akan tetap tutup hingga minggu depan.

Seorang juru bicara grup ritel Rewe mengatakan, bahwa mereka sedang dalam tindakan pembersihan dan desinfeksi secara menyeluruh dan saat ini sedang dilakukan untuk mempersiapkan toko agar dapat dibuka kembali.

Ukuran dan warna laba-laba yang tidak dapat diidentifikasi tersebut membuat pihak berwenang meyakini bahwa laba-laba tersebut adalah laba-laba Venomous Brazilian, yang mampu mengeluarkan racun saraf yang mematikan.

Sekitar 4.000 orang digigit oleh arachnida (serangga berkaki delapan) tersebut setiap tahunnya, dengan 0,5 persen gigitan yang menyebabkan kematian. Banyak yang telah dilakukan untuk menemukan anti-bisa yang efektif, untuk mengurangi kemungkinan kematian.

Namun, satu gigitan laba-laba juga dapat menyebabkan kram parah dan takikardia atau peningkatan denyut jantung. Venomous Brazilian muncul dalam Guinness Book of World Records sebagai arachnida paling berbisa di dunia. Di daerah perkotaan, serangga ini sering berlindung di rumah-rumah dan mobil dimana mereka mudah terusik oleh manusia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore