
Photo
JawaPos.com – Harapan yang terbit bulan lalu itu pupus sudah. Berbeda dengan Mahkamah Agung (MA) yang mendukung kepemimpinan perempuan di militer India, pemerintah justru sebaliknya. Sabtu lalu (8/2), penolakan itu disampaikan kantor perdana menteri.
’’Uji mereka seperti layaknya pria. Jangan kelompokkan mereka dalam kelas yang lain,’’ imbau MA dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip BBC. Dengan demikian, perempuan punya kesempatan untuk menjadi petinggi militer. Juga, terjun ke medan laga sebagai bagian dari pasukan tempur.
Namun, imbauan itu membuat Perdana Menteri (PM) Narendra Modi geram. Lewat keterangan resminya, ada banyak hal yang tidak bisa membuat perempuan sebebas lelaki di medan tempur. Atau, menjadi pemimpin militer. Alasan pertama yang dicantumkan adalah ketidaksiapan mental pria untuk menerima komando dari perempuan.
’’Kedua, mereka juga dibatasi beberapa kondisi alami. Misalnya, hamil, melahirkan, dan membesarkan anak,’’ terang kantor Modi.
Sejarawan militer India Srinath Raghavan langsung bereaksi. Menurut dia, keputusan pemerintah itu tidak relevan lagi. ’’Pelatihan militer seharusnya melahirkan norma dan sikap yang baru,’’ ungkapnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
