Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Januari 2020 | 17.56 WIB

Petinggi Militer Iran dan 7 Orang Tewas Lewat Serangan Udara AS

Qassem Soleimani. (Press Office of Iranian Supreme Leader/Anadolu Agency/Getty Images) - Image

Qassem Soleimani. (Press Office of Iranian Supreme Leader/Anadolu Agency/Getty Images)

JawaPos.com - Kepala Pasukan Elit Quds Iran, Mayjen Qassem Soleimani tewas dalam serangan udara sekutu Amerika Serikat. Selain itu, komandan milisi Irak Abu Mahdi al-Muhandis juga tewas. Mereka diserang di Bandara Internasional Baghdad, Irak.

Selama ini Al-Muhandis adalah wakil komandan milisi yang didukung Iran sebagai Pasukan Mobilisasi Populer. Kematian mereka merupakan titik balik di Timur Tengah. Nantinya diperkirakan AS dan Israel akan mendapat balasan keras dari Iran dan kekuatan yang didukungnya di Timur Tengah.

"Amerika dan Israel bertanggung jawab atas pembunuhan para mujahidin Abu Mahdi al-Muhandis dan Qassem Soleimani," kata Juru bicara kelompok Mobilisasi Pasukan Populer (PMF), Ahmed al-Assadi, seperti dilansir dari Japan Times, Jumat (3/1).

Selain sang jenderal, seorang pejabat dari PMF yang didukung Iran mengatakan bahwa ada 7 orang tewas akibat rudal yang ditembakkan di Bandara Internasional Baghdad oleh Amerika Serikat. Pejabat PMF mengatakan korban tewas termasuk petugas protokol bandara.

Seorang pejabat keamanan mengkonfirmasi bahwa tujuh orang tewas dalam serangan di bandara. Dia menggambarkannya sebagai serangan udara.

Belum jelas siapa yang menembakkan rudal atau roket tersebut. Belum ada komentar langsung dari pemerintah AS.

Pejabat keamanan mengatakan mayat-mayat orang dalam serangan bandara itu terbakar dan sulit diidentifikasi. Serangan itu terjadi di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat setelah serangan malam Tahun Baru oleh milisi yang didukung Iran di Kedutaan Besar AS, di Baghdad.

Sebelumnya AS melakukan serangan terhadap pangkalan milisi Kataib Hezbollah di Irak. Dalam serangan itu, sedikitnya 25 pejuang milisi tewas dan sedikitnya 55 lainnya mengalami luka.

Presiden AS Donald Trump menyalahkan Iran atas serangan AS ke Irak. Pasalnya serangan AS ke pangkalan milisi Hizbullah di Irak, terjadi karena pasukan itu didukung penuh oleh Iran.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore