Gelombang panas menghantam acara Jambore Pramuka Dunia.
JawaPos.com – Penyelenggara Jambore Pramuka Dunia akan mengevakuasi seluruh peserta dan relawan pada hari Selasa (8/8) dari lokasi perkemahan sebelum topan Khanun yang diperkirakan akan melanda daerah tersebut.
Topan Khanun, yang telah menjadi malapetaka di Jepang selatan, diperkirakan akan mencapai Korea Selatan pada Kamis (10/8) mendatang di dekat lokasi perkemahan di Provinsi Jeolla. Hujan lebat dan angin dapat menyebabkan panas hingga 34 derajat celsius yang membuat ratusan peserta jambore mengalami sakit dan beberapa kontingen ditarik dari lokasi jambore.
Dilansir dari Reuters, pemerintah Korea Selatan melalui Organisasi Gerakan Pramuka Dunia menyampaikan, telah memberi tahu para peserta bahwa akan menyelesaikan jadwal lebih awal karena topan. Kantor kepresidenan telah mengatakan akan ada rencana para kontingen akan diakomodasi di daerah Seoul.
Lebih dari 40.000 orang yang mayoritas peserta berusia 14 hingga 18 tahun mengikuti jambore tahun ini. Jambore pertama yang diadakan setelah pandemi, pemerintah Korea Selatan juga telah berjanji untuk memastikan keamanan acara tersebut.
Choi Chang-haeng, sekertaris jenderal panitia penyelenggara, mengatakan telah menyediakan lebih dari 340 tempat evakuasi, termasuk pusat kebugaran dan pusat komunitas di dekat Buan. Pemerintah daerah dan kota di seluruh negara, telah mengadakan pertemuan darurat untuk mendukung para pramuka muda dengan mengamomodasi dan pengalaman program.
Para kontingen dan relawan rencananya akan dipindahkan secara berurutan mulai Selasa (8/8). Pihak kepolisian juga telah menyiapkan langkah-langkah transportasi menjelang penarikan peserta. Berbagai otoritas dan bisnis turut membantu acara tersebut dengan menyumbangkan air dan es krim, sementara Jogye Ordo dari umat Budha Korea telah mempersilahkan kuilnya untuk para peserta jambore.
Pihak penyelenggara telah mendapatkan kritikan dari masyarakat dan orang tua peserta karena dianggap gagal mengatasi masalah akibat gelombang panas. Kontingen dari 155 negara menghadiri kegiatan jambore ini, jumlah ini berkurang setelah tiga negara melakukan penarikan kontingen mereka akibat gelombang panas yang melanda lokasi perkemahan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
