
Photo
JawaPos.com - Demonstrasi kembali merebak di Hongkong pada Senin (2/9). Sepertinya para demonstran tak mengenal kata lelah meski pada akhir pekan turun ke jalan hingga berujung bentrok dengan kepolisian. Kali ini, giliran para pelajar dan mahasiswa yang menggelar aksi protes. Mereka memboikot tak masuk kelas dan bergabung dengan para pengunjuk rasa lainnya.
Korlap aksi mengatakan sekitar 10.000 siswa dari 200 sekolah menengah memutuskan tak masuk ke kelas dan ikut berdemonstrasi. Dikabarkan, aksi boikot dilakukan selama dua hari yakni pada Senin (2/9) dan Selasa (3/9).
Dalam aksinya, para pelajar masih mengenakan seragam sekolah. Mereka mengenakan masker, kaca mata pelindung, dan ada yang membawa tameng untuk melindungi diri. Mereka berpegangan tangan sambil berlutut dan meneriakkan tuntutan.
Terkait aksi dari pelajar dan mahasiswa tersebut, pejabat pemerintahan Hongkong, Matthew Cheung, mengungkapkan keprihatinannya. Cheung yang merupakan Kepala Menteri, menilai tak seharusnya pelajar dan mahasiswa memboikot hari efektif belajar. Selain itu, Cheung sangat tidak setuju dengan pemogokan yang dilakukan pelajar dan mahasiswa yang bergabung dengan pengunjuk rasa lainnya.
Photo
Pelajar Hongkong memboikot kegiatan belajar mengajar pada Senin (2/9) dan ikut berdemonstrasi (qz.com)
"Sudah sangat jelas, sekolah bukan tempat untuk mengekspresikan tuntutan politik. Sekolah untuk mendidik kepintaran dan perilaku. Tak ada manfaatnya melakukan pemogokan," sebut Cheung.
Sebelumnya, demonstrasi pada akhir pekan kemarin telah menimbulkan aksi kekerasan yang bisa dikatakan terburuk. Pengunjuk rasa dan polisi saling bentrok. Pada Sabtu (31/8), pengunjuk rasa melemparkan bom bensin, menyalakan api, dan menyerang gedung parlemen kota. Sementara polisi menggunakan gas air mata, peluru karet, meriam air, dan menembakkan tembakan peringatan.
Sedangkan pada Senin (2/8) pagi, para aktivis mengganggu layanan kereta api di sejumlah stasiun. Hal itu menyebabkan penundaan lalu lintas pada jam sibuk. Sejumlah orang kemudian ditahan ketika mereka melarikan diri ke stasiun metro.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
