Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Januari 2019 | 14.05 WIB

Seniman Jawa di Jerman Ingatkan Manusia untuk Cintai Alam

Bisa jadi makhluk hidup bermata dan kaki ganjil. Gambaran ini diwujudkan dalam karya seniman Jawa di Jerman, Daniel Kho - Image

Bisa jadi makhluk hidup bermata dan kaki ganjil. Gambaran ini diwujudkan dalam karya seniman Jawa di Jerman, Daniel Kho


Saya punya grup wayang yang bisa dimainkan. Dalam pameran Wayang "Jackson," kreasi terbaru dari dunia figur saya dieksplorasi, sebagai karakter utama dalam dunia Medialoop dan berpadu dengan pohon kehidupan, simbol alam, tempat tergantungnya seluruh umat manusia. Film animasi itu ada dalam tradisi "lentera ajaib", lampu mimpi yang diciptakan oleh seniman foto dan video  Lili Voigt dalam permainan cahaya dan bayangan. Dalam film pendek ini, ilustrasinya juga dari alunan gamelan, yang diaransemen oleh Rick Loef. Kami bertiga berkolaborasi.


Apakah Anda mendefinisikan khusus karya Anda?


Sebetulnya idenya adalah aku ingin menciptakan duniaku sendiri, karena aku kecewa dengan dunia yang aku tempati saat ini. Bagi saya seharusnya di dunia ini kita bisa menerima perbedaan, mau makhluk hidupnya punya dua tangan, satu tangan, tujuh tangan, itu seharusnya bisa diterima dengan baik. Yang penting adalah kebersamaan, bukan malah hanya melihat perbedaan saja. Hidup itu adalah hidup, tidak ada yang bagus atau jelek. Saya lama hidup di Bali, bagi penganut Hindu, mau yang baik atau yang buruk sama-sama dipuja. Di dunia tidak perlu agama, yang indah-indah saja.


Mengapa dunia tidak perlu agama?


Karena agama kan tujuannya untuk menyelesaikan masalah tapi yang ada orang-orangnya malah ‘saling memukul' dan mengatakan punyaku lebih bagus dari punyamu. Tidak ada  kebersamaan. Jadi tidak perlu ada agama. Gampang saja, kalau saya potong tangan saya pakai pisau dan rasanya sakit, saya tak perlu potong tangan kamu atau potong tangan yang lain juga.


Bisa dibilang karya Anda terpengaruh seniman, seperi Miro misalnya?


Tidak. Yang mempengaruhi saya adalah wayang, saya buat menjadi wayang modern. Kalau orang bilang karya saya terpengaruh Miro, sebenarnya karena seperti Miro, karya saya kaya warna, tapi pengaruh lainnya tidak. Saya menggunakan lebih dari 80 warna, nanti ke depan akan memakai 250 warna.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore