Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Juli 2023 | 01.06 WIB

Di Hadapan Kongres, Mantan Mayor Intelijen AU Bersaksi Angkatan Bersenjata AS Rahasiakan Program tentang UFO

Mantan Mayor Intelijen Angkatan Udara bersaksi pada hari Rabu (26/7), di hadapan Kongres Amerika Serikat. - Image

Mantan Mayor Intelijen Angkatan Udara bersaksi pada hari Rabu (26/7), di hadapan Kongres Amerika Serikat.

 
JawaPos.com - Amerika Serikat menyembunyikan program yang sudah berlangsung lama, untuk merekayasa objek terbang yang tidak dikenal (UFO). Demikian isi dari kesaksian mantan Mayor Intelijen Angkatan Udara pada hari Rabu (26/7), di hadapan Kongres Amerika Serikat.
 
Kesaksian pensiunan Mayor David Grusch, merupakan sesuatu yang sangat dinanti oleh sub-komite Pengawasan Kongres. Karena ini merupakan langkah terbaru dari Kongres, dalam memasuki dunia UAP (Unidentified Aerial Phenomena) atau "Fenomena Udara Tidak Dikenal," yang merupakan istilah resmi dari pemerintah Amerika sebagai pengganti nama UFO.
 
Meskipun penelitian tentang pesawat atau objek misterius sering kali dikaitkan tentang alien, Partai Demokrat dan Partai Republik dalam beberapa tahun terakhir, telah mendorong lebih banyak penelitian tersebut (pesawat atau objek misterius) sebagai masalah keamanan nasional.
 
Karena mereka mengkhawatirkan penampakan yang dilihat oleh pilot (pesawat atau objek misterius) mungkin saja terkait dengan musuh (mata-mata yang dikirim untuk memantau) Amerika.
 
Dikutip dari Associated Press, Jumat (28/7), Grusch mengatakan bahwa pada tahun 2019, ia diminta oleh kepala gugus pemerintah untuk mengidentifikasi semua program yang sangat rahasia. Semua program itu berkaitan dengan misi UAP. Pada saat itu, Grusch ditugaskan untuk pergi ke Kantor Pengintaian Nasional, badan yang mengoperasikan satelit mata-mata Amerika.
 
"Saya diberitahu dalam tugas resmi saya, ada program tentang pencarian kecelakaan UAP selama beberapa dekade. Serta ada program reka ulang (UAP) yang tidak dapat saya akses," katanya.
 
Ketika ditanya Kongres, apakah pemerintah Amerika (Pentagon) memiliki informasi tentang kehidupan di luar bumi, Grusch mengatakan bahwa pemerintah Amerika kemungkinan besar telah mengetahui adanya aktivitas "bukan manusia" (UAP atau alien) sejak tahun 1930-an.
 
Pentagon Angkatan Bersenjata Amerika) telah membantah klaim Grusch tentang adanya upaya menutup-nutupi (program tersebut). Dalam pernyataan tersebut, juru bicara Departemen Pertahanan, Sue Gough mengatakan bahwa para penyelidik belum menemukan "informasi yang dapat diverifikasi, untuk mendukung klaim bahwa ada program yang terkait dengan kepemilikan (UAP) atau reka ulang terhadap benda dari luar angkasa pernah (ditemukan) di masa lalu atau saat ini".
 
Dalam pernyataan tersebut, Pentagon tidak membahas UFO yang diduga sebagai objek luar angkasa. Grusch mengatakan bahwa ia menjadi whistleblower (pelapor atau pengungkap fakta) pemerintah. Setelah penemuannya (dilaporkan ke Kongres), dirinya telah berhadapan dengan berbagai ancaman karena telah mengungkapkan hal tersebut.
 
Dia menolak untuk menjelaskan detail mengenai ancaman yang diterima, dengan alasan bahwa investigasi masih berlangsung. "Itu sangat kejam dan sangat disayangkan, beberapa aksi yang mereka lakukan menyakiti saya baik secara profesional maupun pribadi," ujarnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore