
Photo
JawaPos.com - Banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG) membuat mereka pergi karena tidak sadar telah terpapar Covid-19. Saat virus Korona masih dalam inkubasi, mereka bisa pergi ke suatu tempat dan menulari yang lain.
Hal tersebut jamak terjadi di Singapura. Mereka yang masuk kategori OTG tercatat sering berkunjung ke fasilitas umum seperti mal, supermarket, hotel, tempat wisata, dan tempat publik yang paling padat yakni Bandara Changi. Catatan Kementerian Kesehatan Singapura, pasien Covid-19 sempat mengunjungi Bandara Changi sampai 6 kali.
Tempat yang spesifik didatangi yakni di Orchis Food Court di Terminal 1 Bandara Changi, Ngee Ann City, dan Alexandra Village Food Center. Padahal pasien Covid-19 tersebut masih bisa menularkan virus.
Dari periode antara 15 dan 25 September, Pujasera Orchis dikunjungi dalam 6 waktu yang berbeda. Sedangkan pusat makanan desa Alexandra dikunjungi dalam 4 waktu terpisah. Hal tersebut seperti dilansir dari The Straits Times.
Lokasi-lokasi populer seperti IMM, Bugis Junction, dan Bugis + juga tercatat sebagai lokasi baru yang dikunjungi pasien. Kemenkes Singapura memberikan daftar lengkap lokasi yang dikunjungi pasien infeksi Covid-19 selama setidaknya 30 menit dan waktu mereka mengunjunginya. Tentunya agar orang-orang yang berada di tempat-tempat itu pada waktu yang sama memantau kesehatan mereka dengan cermat selama dua minggu.
Kemenkes juga mengatakan bahwa kontak dekat akan diberi tahu dan mereka mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu menghindari tempat-tempat tersebut karena langsung disemprot disinfektan.
Singapura sendiri per Rabu (30/9) berdasar data Worldometers mencatat total kasus Covid-19 adalah 57.765 orang. Ada tambahan 23 kasus pada Rabu (30/9). Rinciannya satu kasus komunitas pemegang izin kerja Malaysia. Kemudian 9 kasus impor yakni satu warga negara Singapura, lima penduduk tetap, satu pemegang izin kerja, satu pemegang izin kerja, dan satu pemegang izin tanggungan. Kemudian pemegang izin kerja kembali ke Singapura dari Indonesia dan pekerja yang kembali dari India.
Pasien yang sembuh total 57.488 orang. Hingga Rabu (30/9), kasus aktif sebanyak 250 orang. Sebanyak 32 pasien masih dirawat di rumah sakit dan tidak ada yang dirawat intensif. Sementara 218 pasien sedang memulihkan diri di fasilitas kesehatan masyarakat. Singapura masih berhasil menekan angka kematian dan tetap di angka 27 jiwa akibat Covid-19.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=IDBASH8dCfI
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
