Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 02.19 WIB

Akses Jalur Pansela Tulungagung Tersambung Penuh, Berwisata ke Pesisir Selatan Jawa Makin Mudah

Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Tulungagung yang telah tersambung penuh memudahkan akses masyarakat, (Dok. Kementerian Pekerjaan Umum) - Image

Jalur Pantai Selatan (Pansela) di Kabupaten Tulungagung yang telah tersambung penuh memudahkan akses masyarakat, (Dok. Kementerian Pekerjaan Umum)

JawaPos.com – Konektivitas kawasan selatan Pulau Jawa terus diperkuat. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menuntaskan seluruh ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sepanjang 51,56 kilometer. 

Penyelesaian ruas tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas menuju kawasan wisata pesisir sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Ruas terakhir yang berhasil diselesaikan berada pada segmen Brumbun–Sine yang terdiri atas Lot 1A sepanjang 9,53 kilometer dan Lot 1B sepanjang 3,88 kilometer. Proyek tersebut rampung pada akhir Mei 2026 setelah sebelumnya menghadapi tantangan berupa longsor di sejumlah titik. 

Dengan tersambungnya ruas tersebut, Tulungagung menjadi kabupaten kedua di Jawa Timur yang memiliki jalur Pansela terhubung penuh setelah Pacitan. Kini, koridor pesisir selatan Tulungagung telah terkoneksi dari perbatasan Kabupaten Trenggalek di sisi barat hingga Kabupaten Blitar di sisi timur. 

Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pembangunan Pansela tidak hanya bertujuan meningkatkan konektivitas antardaerah, tetapi juga membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Pulau Jawa. Jalur tersebut diharapkan menjadi alternatif perjalanan masyarakat selain Pantura dan Tol Trans Jawa yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas di Pulau Jawa.

Keberadaan Pansela juga diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata. Sejumlah destinasi unggulan di pesisir selatan Tulungagung kini dapat dijangkau dengan lebih mudah, mulai dari Pantai Sine, Pantai Dlodo, Pantai Gemah, Pantai Brumbun hingga kawasan wisata alam Kedung Tumpang yang terkenal dengan kolam alami di atas tebing karang.

Selain mendukung pariwisata, infrastruktur tersebut juga berpotensi memperlancar distribusi hasil perikanan, perdagangan lokal, hingga pengembangan usaha masyarakat pesisir. Akses yang semakin baik diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan membuka peluang usaha baru di sepanjang koridor selatan Jawa Timur. 

Secara keseluruhan, koridor Pansela di Jawa Timur memiliki panjang sekitar 628 kilometer yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di pesisir selatan. Sementara itu, pemerintah menargetkan pembangunan Jalur Pantai Selatan Jawa dapat tersambung lebih dari 1.500 kilometer melintasi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur. 

Melalui pembangunan infrastruktur yang semakin merata, pemerintah berharap kawasan selatan Pulau Jawa tidak hanya menjadi jalur alternatif transportasi, tetapi juga tumbuh sebagai koridor ekonomi dan pariwisata baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore