
Truk parkir di area buffer zone Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Azami/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pelindo Regional 3 melakukan sejumlah antisipasi menghadapi lonjakan aktivitas selama libur panjang. Salah satunya dengan menyiapkan sistem layanan digital dan buffer area untuk menampung kendaraan besar di Pelabuhan Tanjung Perak. Harapannya, upaya itu tetap memperlancar area operasional dan menekan kepadatan.
Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3 Karlinda Sari menyatakan, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dengan mengadopsi teknologi terkini. Digitalisasi layanan jadi upaya berkelanjutan yang memungkinkan operasional pelabuhan dipantau secara real time.
”Termasuk menjamin pelayanan tetap optimal ya, meski kondisinya libur panjang, seperti sekarang ini,” ungkapnya Senin (12/5). Dia menjelaskan, digitalisasi dilakukan agar seluruh layanan operasional dan pelanggan bisa berjalan 24 jam tanpa henti.
”Semua jaringan kami libatkan, termasuk dengan anak usaha kami, ILCS, sebagai penyedia layanan digital,” imbuhnya. Dia menyebut, layanan digital itu meliputi Single Portal Integrated Billing System (IBS), mulai dari E-Registration, E-Booking, E-Tracking, E-Payment, E-Invoice, E-Billing, hingga E-Care.
Selain itu, Pelindo juga mengoperasikan Integrated Planning and Control Room di pelabuhan-pelabuhan utama untuk memantau aktivitas kapal dan bongkar muat secara terpusat. Soal tiga buffer area, Karlinda menyebut ada di beberapa titik, masing-masing mampu menampung kendaraan besar lebih banyak.
”Contohnya di buffer area Prapat Kurung, ini kapasitas kurang lebih bisa tampung 45 kendaraan besar,” sebutnya. Lalu ada Buffer area antara Pos 3–4 Kalimas yang mampu tampung 150 kendaraan besar dan buffer area depan Pos 5 Kalimas, sekitar 60 kendaraan besar.
”Ini untuk mengurai kemacetan, jadi momen ini kami operasionalkan semua, jadi kurang lebih bisa Rambung 200an kendaraan besar secara bersamaan,” ungkapnya. Kepala KSOP Kelas Utama Tanjung Perak, Agustinus Ma’un, menyampaikan apresiasinya atas langkah Pelindo dalam menata lalu lintas dan meningkatkan keselamatan di kawasan pelabuhan.
Sebab, peningkatan arus kendaraan jenis Ro-Ro di Pelabuhan Tanjung Perak tahun ini mencapai 18 persen dibanding tahun lalu, sehingga penataan dan antisipasi menjadi hal yang wajib dilakukan oleh Pelindo Regional 3. ”Jelas untuk mendukung kelancaran, kami apresiasi ini dan ini benar mampu menekan kepadatan dan menciptakan keselamatan kawasan pelabuhan,” jelasnya. (zam)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
