Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Februari 2025 | 01.23 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait Sebut Sekarang adalah saat yang Tepat untuk Memiliki Rumah, Ini Alasannya

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara menyampaikan sekarang adalah saat yang tepat untuk memiliki rumah. Adapun alasannya karena pemerintah telah menyiapkan banyak insentif sektor properti kepada masyrakat.

Mulai dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang semula sebesar 5 persen dari harga rumah menjadi 0 persen. Lalu, retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang digratiskan pula oleh pemda.

Selain itu, Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTPB) 100 persen pada periode Januari-Juli 2025, dan PPN DTP 50 persen pada periode Juli-Desember 2025 untuk harga rumah Rp0-2 miliar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).


"Sampaikan kepada masyarakat bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk memiliki rumah. Dengan berbagai insentif yang diberikan pemerintah, kita harus memastikan bahwa program ini benar-benar bermanfaat bagi rakyat,” kata Menteri Ara pada Grand Launching Super Apps by BTN di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (9/2).

Lebih lanjut, Ara mengapresiasi Super Apps Bale by BTN yang diluncurkan oleh Bank Tabungan Negara (BTN), sebuah inovasi digital untuk mempermudah akses layanan finansial bagi masyarakat Indonesia termasuk kemudahan layanan dalam pembiayaan perumahan.

Menteri Ara berharap akses layanan perumahan akan semakin mudah, inovatif, dan inklusif, sejalan dengan Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah. Ara juga menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perbankan sangat penting dalam menyediakan hunian layak bagi seluruh lapisan masyarakat.


Untuk itu Menteri PKP mengajak seluruh ekosistem perumahan, termasuk BTN dan para karyawannya untuk terus memiliki militansi dan daya juang tinggi dalam mewujudkan perumahan bagi rakyat.

"Saya sudah melihat langsung bagaimana tukang sayur, guru, dan pekerja sektor informal bisa mendapatkan rumah berkat dukungan BTN. Ini adalah wujud gotong royong membangun rumah untuk rakyat. terima kasih kepada BTN yang telah banyak berjuang dalam menyediakan rumah bagi rakyat," jelas Ara.

Bahkan, selama 100 hari pertama pemerintahan Prabowo, Menteri Ara menyebutkan realisasi KPR subsidi sudah sebanyak 93.484 unit rumah. Berdasarkan data, BTN sendiri telah merealisasikan 23.313 unit rumah subsidi, sementara BTN Syariah berkontribusi dengan 5.229 unit.

"Sehingga, totalnya mencapai lebih dari 28.000 unit atau 75,98 persen pembiayaan rumah subsidi telah direalisasikan," tutup dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore