Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Januari 2024 | 18.14 WIB

Progres Pembebasan Tanah Tol Kediri-Kertosono Lambat, Ada Apa? Simak Penjelasannya

Sebanyak 163 bidang tanah yang terpakai untuk pembangunan Tol Kediri Kertosono masih belum selesai tahap pembebasannya. - Image

Sebanyak 163 bidang tanah yang terpakai untuk pembangunan Tol Kediri Kertosono masih belum selesai tahap pembebasannya.

JawaPos.com – Progres pembebasan tanah tol Kediri-Kertosono yang lambat menjadi pembahasan khusus Pemerintah Kabupaten Kediri di awal minggu ini.

Dilansir dari Radar Kediri (JawaPos Group), total anggaran guna pembebasan tanah mencapai Rp 1,85 triliun.

Namun diketahui, hingga pertengahan Januari 2024 ini, total dana yang terserap baru Rp 91,05 miliar. Hal ini berarti pembebasan tanah tol Kediri-Kertosono baru sekitar 15% saja.

Total anggaran pembebasan tanah tol Kediri-Kertosono yang mencapai Rp 1,85 triliun akan dialokasikan untuk dua kabupaten, yakni sebanyak Rp 1,1 triliun dialokasikan untuk Kabupaten Nganjuk dan sebanyak Rp 740,58 miliar dialokasikan untuk Kabupaten Kediri.

Sebanyak 2.699 bidang tanah di Kabupaten Nganjuk yang terdampak tol Kediri-Kertosono, baru 87 bidang yang pembebasannya telah selesai.

Sedangkan di Kabupaten Kediri, baru 56 bidang yang pembebasannya telah selesai dari total 484 bidang yang terdampak.

Sukadi selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri, mengungkapkan bahwa tidak ada penolakan dari pemilik tanah yang terdampak tol Kediri-Kertosono.

“Tidak ada penolakan dari pemilik tanah terkait harga hasil appraisal,” ujar Sukadi.

Sukadi juga menambahkan bahwa sebelumnya memang terdapat penolakan harga dari beberapa warga yang tanahnya terdampak tol Kediri-Kertosono, namun beruntungnya saat ini pihak tersebut sudah bisa menerima dan menyetujui usai diberikan beberapa penjelasan.

“Musyawarah di tiap desa sudah dilaksanakan dan warga terdampak menyatakan bisa menerima. Jadi sudah tidak ada masalah,” pungkas Sukadi.

Eko Budi Siswandi selaku General Manager (GM) Teknik dan Operasi PT Jasamarga Ngawi (JNKK) Kertosono Kediri menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu pembebasan tanah tol Kediri-Kertosono hingga 75 %.

Eko juga menambahkan, jika sebanyak 75% pembebasan lahan telah selesai pada bulan Juni, maka pembangunan fisik tol Kediri-Kertosono bisa dilakukan pada bulan Juli.

“Kalau pembebasan tanah belum selesai (Juni, Red) otomatis fisik juga belum bisa dimulai Juli,” tegasnya.

Meski begitu, Eko bersama pihaknya juga sudah mempersiapkan tahapan fisik tol Kediri-Kertosono seperti lelang proyek yang saat ini masih menunggu keputusan dari pemegang saham. Lelang proyek tersebut digadang-gadang menghabiskan dana sebesar Rp 3 triliun.  

“Masih menunggu persetujuan dari pemegang saham (untuk melakukan lelang, Red),” jelas Eko.***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore