JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk, menyiapkan Jalan Tol Jakarta Cikampek 2 Selatan atau Japek 2 Selatan untuk dioperasikan secara fungsional saat libur Nataru tahun ini. Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana, memastikan Tol Japek 2 Selatan tidak dioperasikan sepenuh waktu atau situasional pada periode arus balik. Baik itu saat arus balik Natal dan arus balik Tahun Baru.
Pasalnya, akses masuk tol hanya dibuka di posisi KM 77+100 Sadang Tol Cipularang. Kemudian, keluar ke Gerbang Tol Kutanegara untuk melanjutkan perjalanan melalui jalan arteri menuju wilayah Karawang Timur dan Karawang Barat.
"Ruas Japek 2 Selatan sepanjang 8,5 km ini akan dibuka secara situasional untuk periode arus balik, karena memang ini akses masuknya ada di Sadang dari Tol Cipularang dari arah Bandung menuju Jakarta. Jadi nanti akan difokuskan disiapkan situasionalnya disaat periode arus balik," kata Lisye di Tol Japek 2 Selatan, Senin (18/12).
Lebih lanjut, Lisye mengatakan Jalan Tol Japek 2 Selatan akan dibuka secara situasional pada saat arus balik libur Natal dan Tahun Baru berdasarkan hasil evaluasi bersama dengan kepolisian setempat.
Salah satu hal yang menjadi pertimbangan, yakni apabila terjadi kepadatan di Tol Cipularang sampai Tol Kalihurip Utama (Kalitama). Pertimbangan lain, Japek 2 Selatan akan dibuka jika terjadi kepadatan di Jalan Cikampek-Palimanan.
"Dan dibukanya secara situasional dilihat secara kondisinya apabila terjadi kepadatan di Cipularang, lalu sampai di Gerbang Tol Kalitama atau bahkan nanti ada kepadatan di Cikampeknya sendiri, baik dari arah Palimanan maupun dari arah Cikampek," lanjut Lisye.
Dalam kondisi tersebut, kata Lisye, nanti Kepolisian bersama dengan tim Jasa Marga akan melakukan evaluasi untuk membuka Japek 2 Selatan. Utamanya dengan memperhatikan situasi jalan arteri.
"Di jalan industrinya apakah masih sanggup menampung kendaraan yang nanti akan keluar dari Gerbang Tol Kutanegara ini, lalu atas dasar itulah pihak Kepolisian akan menentukan untuk dibuka secara situasional di akses Sadang ini untuk bisa diberlakukan secara fungsional dari Sadang sampai Gerbang Tol Kutanegara," jelasnya.
Saat ditanya perihal tarif, Lisye memastikan bahwa selama dioperasikan secara fungsional Japek 2 Selatan tidak akan dikenakan biaya. Sehingga, jika pengguna jalan masuk dari Tol Pasteur maka tarif yang dikenakan sama dengan saat keluar di Gerbang Tol Sadang.
Meski begitu, seluruh kendaraan yang akan melintas di Seksi 3 Tol Japek 2 Selatan ini diharuskan melakukan tap out di Gerbang Kutanegara. Perlu diketahui, pengguna jalan yang diperbolehkan melintas di jalur ini hanyalah Kendaraan yang masuk dalam Golongan I.
"Karena fungsional, tidak ada pengenaan tarif ya, karena sifatnya fungsional jadi nanti kalau pun ada transaksi di Gerbang Tol Kutanegara. Itu jumlah tarif yang dikenakan pengguna jalan ketika masuk dari gerbang tol tertentu di Cipularang atau Gerbang Tol Pasteur, itu sama dengan tarif ketika mereka keluar di Gerbang Tol Sadang, hanya saja ditransaksikan di sini di Gerbang Tol Kutanegara dengan jumlah tarif yang sama," tandasnya.