
Ilustrasi penggunakan E-Toll versi lama. (Pojok Satu/JPG)
JawaPos.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berhasil melakukan simulasi penerapan sistem transaksi tol non tunai nir-sentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).
Simulasi ini dilakukan pada pembayaran tol di Jalan Tol Bali-Mandara pada Rabu (22/11) lalu.
Dengan diterapkannya sistem ini, pengguna tidak perlu lagi menghentikan kendaraan di gerbang tol atau antre untuk melakukan pembayaran.
MLFF yang merupakan metode pembayaran tol tanpa membuka kaca/tapping ini, memungkinkan pengguna jalan tol untuk melintasi gerbang tol tanpa perlu menghentikan kendaraan.
Teknologi yang digunakan dalam MLFF adalah Global Navigation Satellite System (GNSS), sebuah sistem yang memungkinkan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.
Dengan teknologi ini, alat pembaca tidak perlu dipasang di setiap gerbang tol, berbeda dengan radio frequency identification atau RFID.
GNSS menggunakan alat yang terpasang di dalam mobil, dan ketika kendaraan melintasi gerbang tol, alat tersebut akan terbaca melalui sistem di satelit.
Baca Juga: Hati-hati Ada Penggantian DMS di Tol Dalam Kota dan Jakarta-Tangerang, Ini Titik Lokasinya
Dikutip dari laman Badan Pengatur Jalan Tol KemenPUPR pada Minggu (3/12), Basuki memberikan pesan agar pada awal penerapan MLFF, dilakukan sosialisasi yang jelas bagi masyarakat yang ingin mencoba teknologi pembayaran tol tanpa henti tersebut.
“Pastikan diberikan papan informasi yang jelas untuk jalur khusus uji coba penerapan MLFF sehingga masyarakat sudah siap sejak sebelum memasuki Jalan Tol Bali-Mandara,” ungkapnya.
Ia menyatakan bahwa uji coba MLFF ini adalah tahap transisi, mirip dengan peralihan dari transaksi tunai ke non-tunai dengan tapping e-money.
Peralihan tersebut dipastikan membutuhkan waktu, karena harus mengubah kebiasaan masyarakat.
“Teknologinya sudah pasti siap, tantangannya adalah bagaimana implementasinya kepada masyarakat,” ucapnya.
“Saya yakin proses ini akan berjalan lancar. Ini adalah langkah untuk kemajuan dengan memanfaatkan teknologi,” pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
