
Lalu lalang penumpang pesawat di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3). PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi jumlah penumpang pada kuartal I/2020 bisa berkurang sebesar 218.000 orang atau sekitar 1% dibandingkan periode
JawaPos.com – Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan secara virtual pencanangan pembangunan Bandar Udara Internasional Kediri di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, kemarin (15/4).
Pembangunan bandara baru Kediri itu menggunakan skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). ”Dua tahun lalu proyek ini direncanakan dan berjalan cukup panjang. Untuk pertama kalinya pembangunan bandara disponsori swasta,” kata Luhut kemarin.
Bandara Kediri dibangun dengan skema KPBU unsolicited berdasar Perpres 38/2015 dan Permenhub 58/2018. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Gudang Garam Tbk untuk proyek bandara dilaksanakan Selasa lalu (10/3). Pembangunan akan dilakukan dengan bentuk kerja sama build operate transfer (BOT) dalam kurun waktu sesuai dengan perjanjian konsesi.
Luhut menyatakan, bandara baru Kediri akan meningkatkan persaingan nasional dan konektivitas Kediri. Dengan jumlah penduduk Jawa Timur sekitar 40 juta orang, menurut Luhut, bandara baru Kediri akan sangat berpengaruh.
”Terlebih, bandara ini akan berstatus internasional juga. Akan dapat membantu koordinir haji untuk daerah selatan Jawa Timur. Menurut saya, bandara baru Kediri ini sangat paten. Dari desainnya first class,” ungkapnya.
Bandara Internasional Kediri mampu menampung 1,5 juta pengguna (penumpang) per tahun pada awal pengoperasiannya. Kemudian, kapasitasnya akan terus ditingkatkan hingga mencapai 10 juta orang per tahun pada tahap ultimate.
Bandara tersebut juga akan dilengkapi landasan pacu sepanjang 3.300 meter sehingga bisa melayani pesawat berbadan lebar kelas 4E untuk rute penerbangan domestik dan internasional. Bandara Internasional Kediri juga melayani keperluan ibadah haji dan umrah. Dengan demikian, keberangkatan jamaah haji dari beberapa daerah di wilayah selatan Jawa Timur akan lebih mudah.
Photo
IKON BARU JATIM: Kawasan Bandara Internasional Kediri yang pembangunannya dimulai Selasa (15/4). (DIDIN SUPRIADI/JAWA POS RADAR KEDIRI)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, pembangunan bandara tersebut akan memajukan konektivitas. Selain itu, bandara tersebut akan membuka sektor agro dan maritim wilayah selatan Jawa Timur.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub berencana menyesuaikan tarif pesawat. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto menjelaskan, angkutan udara akan menerapkan mekanisme khusus untuk mencegah persebaran Covid-19. ”Di bandara maupun di pesawat, kami akan menerapkan protokol khusus penanganan Covid-19. Pada penerbangan penumpang dan kargo juga terdapat protokol khusus,” ujarnya.
Dia akan memberlakukan physical distancing di pesawat maupun bandara. ”Pembatasan jumlah penumpang paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat duduk dengan penerapan jaga jarak fisik,” ungkapnya. Penerbangan akan beroperasi penuh saat ini untuk pengangkutan bahan pokok pangan, infectious substance, serta medical supplies.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=X0gJBh4iQi0
https://www.youtube.com/watch?v=_t-gmu3-DH8
https://www.youtube.com/watch?v=RmfQoYTTiUM

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
