
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Sewindu PSN di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (8/5).
JawaPos.com–Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) di bawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat selama delapan tahun atau sewindu berjalannya telah menyelesaikan sebanyak 156 Proyek Strategis Nasional (PSN). Nilai proyek tersebut mencapai Rp 1.000 triliun.
”PSN ini sudah berjalan 8 tahun, totalnya sudah selesai 156 PSN, dengan nilai lebih dari 1.000 triliun di seluruh Indonesia,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Sewindu PSN di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (8/5).
Airlangga menyebutkan, sejumlah PSN yang telah selesai, mulai dari jalan tol hingga MRT di Jakarta. Tetapi, yang selesai baru dari Jakarta Selatan ke bagian tengah Jakarta.
”Pusat dan Utara sedang dalam proses fase 2, kemudian timur barat itu juga sedang dalam proses studi,” ujar Airlangga.
Selanjutnya, PSN yang juga telah selesai antara lain Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, car terminal untuk mendorong 300 ribu kendaraan di Patimban, dan beberapa pos lintas batas di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Airlangga juga menyebut, berbagai tantangan pembangunan PSN seperti penyediaan lahan, pendanaan, hingga tata ruang. Kendati demikian, sekalipun pemimpin pemerintahan akan berganti dengan pergantian presiden pada 2024, Airlangga memastikan pembangunan infrastruktur akan terus berjalan.
”Karena infrastruktur itu adalah kebutuhan masyarakat, kebutuhan publik, sama seperti KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), itu jalan terus. Kawasan industri itu mulai dibangun pada 1990an, tidak berhenti karena itu kebutuhan sebuah negara,” terang Airlangga.
Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian selaku Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo mengatakan, terdapat 210 PSN dan 12 program yang tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022 tentang perubahan kedua atas Permenko Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional.
Wahyu mengatakan, hingga saat ini tidak ada PSN yang mengajukan tambahan anggaran APBN. Selain itu, kemungkinan tidak ada tambahan PSN baru.
Oleh sebab itu, saat ini pemerintah terus memfokuskan penyelesaian PSN yang ada. KPPIP menargetkan tambahan 27 PSN yang diharapkan dapat rampung pada akhir 2023.
Kemudian, terdapat tambahan 31 PSN yang diharapkan dapat rampung pada semester satu 2024. Wahyu menyebut, apabila PSN belum rampung konstruksi, setidaknya PSN telah menyelesaikan perizinan, pembebasan lahan, dan pembiayaan (financial close).
”Sampai semester 1 2024, 156 PSN, ditambah 27 PSN, ditambah 31 PSN (ditargetkan selesai sampai semester satu 2024),” ujar Wahyu.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
