
Penumpang kereta cepat Whoosh menunggu keberangkatan di Stasiun Padalarang, Bandung, Sabtu (11/11/23).
JawaPos.com – Rencana pembangunan kereta semicepat Jakarta–Surabaya kembali menggantung. Pemerintah bahkan mencoret proyek prestisius itu dari daftar proyek strategis nasional (PSN). Secara keseluruhan, terdapat 12 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN (selengkapnya lihat grafis).
Asisten Deputi Percepatan dan Pemanfaatan Pembangunan Kemenko Perekonomian Suroto menjelaskan, hal tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2023 .
”Jadi, sesuai Permenko (Perekonomian) 8 Tahun 2023, memang ada 12 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN,” ujarnya pada media briefing di Kemenko Perekonomian kemarin (7/2).
Menurut Suroto, keputusan tersebut mengacu hasil evaluasi Kemenko Perekonomian dengan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) serta kementerian teknis lainnya. Salah satu alasannya, hingga kini 12 proyek itu belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.
”Memang kemarin sampai dengan semester II 2023 kelihatannya belum berprogres. Sehingga kemarin diusulkan oleh kementerian teknis dan sudah mendapatkan arahan Pak Presiden untuk dikeluarkan dari daftar PSN,” jelas dia.
Meski begitu, Suroto memastikan bahwa proyek-proyek tersebut akan tetap digarap sebagaimana mestinya. Hanya, skemanya tidak mendapatkan fasilitas PSN.
Hingga Desember 2023 pemerintah telah membangun 190 PSN dengan total nilai investasi mencapai Rp 1.515,4 triliun. Kemudian, terdapat 30 proyek dan 9 program yang telah beroperasi sebagian dengan nilai Rp 788,5 triliun. Sementara itu, ada 50 proyek dalam proses konstruksi dengan nilai Rp 828 triliun. Kemenko Perekonomian juga mencatat, pada 2023 terdapat 4 proyek dalam tahap transaksi serta 37 proyek dan 4 program yang dalam proses penyiapan.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, untuk 37 PSN yang sudah selesai tahun 2023 itu nilainya Rp 475,4 triliun. ”Sebarannya ada 37 PSN yang sudah selesai tahun 2023. Artinya, ini melebihi target kita tahun kemarin,” jelasnya.
Wahyu memerinci, proyek 2023 yang telah rampung itu terdiri atas 7 bendungan, 3 pelabuhan, 5 jalan tol, 4 kawasan, 5 kereta, 3 bandara, 1 PSN sektor energi, 1 PSN sektor pendidikan, 1 PSN sektor teknologi, 5 pos lintas batas negara (PLBN), serta 2 PSN sektor ketenagalistrikan.
Untuk tahun 2024 ini, sebut Wahyu, pengerjaan PSN akan dipercepat. Baik di sisi pembiayaan, pembebasan lahan, maupun perizinan. ”Bapak Presiden meminta agar PSN dipercepat dan dipastikan jangan ada proyek yang mangkrak,” tutur Wahyu. (dee/c9/oni)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
