Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2024 | 17.23 WIB

Pemerintah Coret Proyek Kereta Semicepat Jakarta–Surabaya dari PSN

Penumpang kereta cepat Whoosh menunggu keberangkatan di Stasiun Padalarang, Bandung, Sabtu (11/11/23). - Image

Penumpang kereta cepat Whoosh menunggu keberangkatan di Stasiun Padalarang, Bandung, Sabtu (11/11/23).

JawaPos.com – Rencana pembangunan kereta semicepat Jakarta–Surabaya kembali menggantung. Pemerintah bahkan mencoret proyek prestisius itu dari daftar proyek strategis nasional (PSN). Secara keseluruhan, terdapat 12 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN (selengkapnya lihat grafis).

Asisten Deputi Percepatan dan Pemanfaatan Pembangunan Kemenko Perekonomian Suroto menjelaskan, hal tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2023 .

”Jadi, sesuai Permenko (Perekonomian) 8 Tahun 2023, memang ada 12 proyek yang dikeluarkan dari daftar PSN,” ujarnya pada media briefing di Kemenko Perekonomian kemarin (7/2).

Menurut Suroto, keputusan tersebut mengacu hasil evaluasi Kemenko Perekonomian dengan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) serta kementerian teknis lainnya. Salah satu alasannya, hingga kini 12 proyek itu belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

”Memang kemarin sampai dengan semester II 2023 kelihatannya belum berprogres. Sehingga kemarin diusulkan oleh kementerian teknis dan sudah mendapatkan arahan Pak Presiden untuk dikeluarkan dari daftar PSN,” jelas dia.

Meski begitu, Suroto memastikan bahwa proyek-proyek tersebut akan tetap digarap sebagaimana mestinya. Hanya, skemanya tidak mendapatkan fasilitas PSN.

Hingga Desember 2023 pemerintah telah membangun 190 PSN dengan total nilai investasi mencapai Rp 1.515,4 triliun. Kemudian, terdapat 30 proyek dan 9 program yang telah beroperasi sebagian dengan nilai Rp 788,5 triliun. Sementara itu, ada 50 proyek dalam proses konstruksi dengan nilai Rp 828 triliun. Kemenko Perekonomian juga mencatat, pada 2023 terdapat 4 proyek dalam tahap transaksi serta 37 proyek dan 4 program yang dalam proses penyiapan.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo mengatakan, untuk 37 PSN yang sudah selesai tahun 2023 itu nilainya Rp 475,4 triliun. ”Sebarannya ada 37 PSN yang sudah selesai tahun 2023. Artinya, ini melebihi target kita tahun kemarin,” jelasnya.

Wahyu memerinci, proyek 2023 yang telah rampung itu terdiri atas 7 bendungan, 3 pelabuhan, 5 jalan tol, 4 kawasan, 5 kereta, 3 bandara, 1 PSN sektor energi, 1 PSN sektor pendidikan, 1 PSN sektor teknologi, 5 pos lintas batas negara (PLBN), serta 2 PSN sektor ketenagalistrikan.

Untuk tahun 2024 ini, sebut Wahyu, pengerjaan PSN akan dipercepat. Baik di sisi pembiayaan, pembebasan lahan, maupun perizinan. ”Bapak Presiden meminta agar PSN dipercepat dan dipastikan jangan ada proyek yang mangkrak,” tutur Wahyu. (dee/c9/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore