Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 16.07 WIB

Dibangun 1986, Jalan Tol Pertama di Jatim Sempat Terdampak Lumpur Panas Lapindo

Jalan Tol Surabaya-Gempol. - Image

Jalan Tol Surabaya-Gempol.

JawaPos.com – Pengembangan jalan tol terus dilakukan dan diintegrasikan hingga dapat menjangkau seluruh daerah di penjuru Indonesia.

Pembangunan jalan tol di Indonesia mulai dikembangkan pada 1900-an. Tidak sedikit ruas jalan tol yang rampung dibangun sejak masa kolonial Belanda atau sebelum Indonesia merdeka.

Selain di DKI Jakarta, pembangunan jalan tol juga dilakukan di beberapa wilayah di Jawa Timur, salah satunya di Surabaya. Ruas jalan tol yang dibangun di Kota Surabaya merupakan jalan bebas hambatan pertama di wilayah Jawa Timur.

Jalan tol yang dibangun pada 1986 itu, membentang dari wilayah Surabaya hingga Gempol. Kemudian tol itu dikenal dengan Jalan Tol Surgem (Surabaya – Gempol). Tol Surabaya – Gempol merupakan ruas pertama dibangun dan menjadi jalan tol yang menghubungkan dengan ruas tol lainnya di wilayah Jawa Timur.

Dilansir dari bpjt.pu.go.id, jalan tol Surgem membentang sepanjang 43 kilometer. Ruas tol pertama Surabaya-Gempol dan Porong-Gempol dan terus tersambung hingga ke Gempol-Pandaan, Gempol-Pasuruan, Pasuruan-Probolinggo, dan Probolinggo-Banyuwangi.

Rampungnya pembangunan jalan tol pertama di Jawa Timur itu membawa arti besar bagi masyarakat setempat. Sebab, jalan tol tersebut merupakan kunci terkoneksinya ruas tol trans-Jawa di wilayah Jawa Timur. Namun, jalan tol Porong-Gempol sempat terpotong hingga sekitar 6 Kilometer saat bencana lumpur panas lapindo.

Dampak bencana alam lumpur panas lapindo itu berbuntut panjang. Ruas jalan tol Porong-Gempol sepanjang 6 Kilometer itu terendam lumpur panas lapindo. Kemudian, ruas itu pun akhirnya dipindahkan hingga bergeser sekitar 3 Kilometer ke arah barat.

Pemindahan 6 Kilometer ruas jalan tol Porong-Gempol itu pada akhirnya membuat pemerintah saat itu terpaksa harus menutup jalan tol sepanjang 6 Kilometer tersebut sebagai jalan tol. Sehingga, sejak saat itu hingga sekarang, panjang jalan tol berkurang menjadi 37 kilometer.

Secara teknis, jalan tol Surgem ini memiliki 2x3 lajur ruas Sidoarjo-Dupak, dan ruas Porong-Gempol. Serta 2x2 lajur yakni di ruas Sidoarjo-Porong. Terdapat tujuh interchange, 27 jembatan perlintasan kendaraan, dua jembatan penyeberangan orang serta 10 gerbang tol.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore