
Boiyen (Instagram @boiyenpesek)
JawaPos.com - Kasus perceraian antara komedian Boiyen dengan Rully Anggi Akbar kini sedang bergulir di Pengadilan Agama Tigaraksa, Tangerang. Proses mediasi belum terlaksana mengingat principal tidak menampakkan batang hidung di persidangan.
Teka teki mengenai penyebab perceraian antara Boiyen dengan Rully Anggi Akbar mulai terkuak secara perlahan. Menurut Anselmus Mallofiks selaku kuasa hukum Boiyen, kliennya melayangkan gugatan perceraian terhadap sang suami di usia pernikahan baru menginjak 2 bulan karena adanya permasalahan komunikasi.
"Terkait masalah komunikasi. Itu penting karena klien kami mau membangun rumah tangga yang baik dan komunikasinya lancar," papar Anselmus di Pengadilan Agama Tigaraksa Tangerang, Selasa (3/2).
Alasan komunikasi yang tidak lancar sebenarnya masih cukup global tidak sampai menyentuh ke dasar persoalan. Saat disinggung lebih lanjut, pengacara Boiyen enggan membeberkannya lebih lanjut.
"Ini kan belum masuk di agenda pembuktian ya. Terkait masalah komunikasi dan lain-lain, kami nggak bisa ngomong lebih lanjut," paparnya.
Menurut pengacara Boiyen, alasan perceraian sebenarnya sudah masuk ke pokok perkara dan kasus perceraian merupakan masalah yang masuk dalam domain privat. Dia pun meminta publik untuk menghargai dan menghormati ranah privasi dari kliennya, Boiyen.
Diketahui, Boiyen dan Rully Anggi Akbar melangsungkan pernikahan pada 15 November 2025 dengan maskawin berupa 15 gram emas dan uang tunai sebesar Rp 110 juta.
Pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar dihadiri sejumlah selebriti kala itu. Acara pernikahan digelar dengan cukup mewah di ICE BSD, Tangerang Selatan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
