
Ferry Irwandi. (Instagram Ferry Irwandi)
JawaPos.com - Konten Kreator Ferry Irwandi merasa difitnah dengan beredarnya narasi yang berkembang terkait pernyataan bahwa pemerintah menutup mata dalam kasus banjir dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera.
Ferry Irwandi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan pernyataan pemerintah menutup mata dalam kasus banjir dan tanah longsor di Sumatera, yang merusak rumah-rumah penduduk hingga melenyapkan banyak nyawa tak berdosa.
"Hari ini serentak saya difitnah oleh banyak orang dengan narasi yang sama, orang yang berbeda-beda tapi satu kecaman dan narasi. Selama ini saya nggak peduli, tapi untuk yang ini sudah keterlaluan,” tulis Ferry Irwandi dalam unggahannya di Instagram.
Konten kreator yang sempat datang langsung ke Sumatera untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor itu merasa dirinya telah difitnah. Karena Ferry Irwandi tidak pernah menyinggung pemerintah dengan narasi tutup mata.
"Pertama, saya tidak mengatakan bahwa pemerintah tutup mata. Kedua, saya tidak pernah sama sekali mempolitisasi isu yang dimaksud dan membuat konten khusus soal isu sensitif yang dikatakan,” tegas Ferry Irwandi.
Dia pun meminta media yang menulis pernyataan menyudutkan dirinya untuk memberikan ruang klarifikasi yang berimbang untuknya. Dia juga meminta agar berita yang menuding dirinya sembarangan dapat diturunkan. Karena dalam hal ini, Ferry Irwandi merasa jadi korban fitnah.
Alih-alih menyudutkan pemerintah, Ferry Irwandi justru mengaku bekerja sama dengan berbagai pihak saat datang secara langsung ke Sumatera.
Dia bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk dengan sejumlah instansi pemerintah untuk tujuan membantu masyarakat.
"Semua merasa saling berbagi kerja dan berjalan dengan baik. Janganlah kayak gini, buat apa,” imbuh Ferry Irwandi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
