Meiza Aulia dan Eza Gionino. (Instagram @ezagio)
JawaPos.com - Mediasi antara aktor Eza Gionino dan Meiza Aulia yang berlangsung pada hari ini, Senin (22/9), di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat, membuahkan hasil yang positif. Setidaknya, ada sebagian poin yang menjadi penyebab diajukannya gugatan cerai berhasil mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak.
Sayangnya tidak diungkapkan poin apa yang berhasil mencapai kesepakatan antara Eza Gionino dan Meiza Aulia dan poin mana yang belum mencapai titik temu. Dengan alasan, masalah ini sifatnya private sehingga tidak mungkin dibuka ke publik.
Mengingat sebagian poin mediasi berhasil mencapai kesepakatan, apakah Eza Gionino dan Meiza Aulia bakal batal bercerai? Terkait hal tersebut, Raka Danira selaku kuasa hukum Reza Gionino belum dapat memberikan kepastian karena mediasi masih akan terus berproses dalam beberapa waktu ke depan.
"Yang penting Mas Eza sudah memberikan, memperlihatkan niat baiknya dengan sungguh-sungguh. Masalah cerai atau tidaknya itu nanti kami masih berproses. Jadi, kita tidak bisa mendahului hakim," kata Raka Danira di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin (22/9).
Mewakili Eza Gionino, Raka Danira mengucapkan terima kasih kepada Meiza Aulia dan keluarga yang sudah sangat baik, termasuk membuka akses yang seluas-luasnya untuk Eza Gionino bertemu dengan anak-anaknya setelah satu bulan lebih tidak pernah bertemu.
"Bersyukurnya hari ini Mas Eza bisa bertemu dengan salah satu anaknya dan melakukan video call. Mas Eza juga diberikan kebebasan seluas-luasnya untuk ketemu sama anak," ungkapnya.
Pihak Eza Gionino membantah poin kesepakatan yang berhasil terwujud dalam sidang mediasi hari ini terkait masalah akses bertemu dengan anak. Menurut pengacaranya, terjadi atau tidak perceraian nanti, akses bertemu dengan anak memang harus diberikan kepada kedua orang tua si anak.
"Ada mantan istri, ada mantan suami, tapi untuk mantan anak itu tidak ada. Jadi kami apresiasi, terima kasih diberikan akses seluas-luasnya dan memang itu memang suatu kewajiban. Keluarganya Mbak Eca juga sangat baik sekali," tuturnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
