Salah satu adegan Miqdad Addausy dalam film Assalamualaikum Baitullah. (Istimewa)
JawaPos.com - Miqdad Addausy tega menyakiti istrinya sendiri karena ambisi ingin memiliki anak yang tidak kesampaian. Dia rela berselingkuh dengan perempuan lain.
Bukan di kehidupan nyata. Miqdad Addausy membelah hati lewat peran sebagai Pram dalam film Assalamualaikum Baitullah garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu yang skenarionya ditulis tiga sekawan. Yakni, Titien Wattimena, Irfan Ramli, dan Efrina Sisfayeralda.
Banyak penonton dibuat jengkel oleh Miqdad Addausy karena aksinya yang 'gila' di film ini sampai mengakibatkan luka yang dalam pada diri sang istri, Amira (Michelle Ziudith).
Di balik wajah teduh dan sikap tenangnya, Pram menyimpan ambisi dan ekspektasi yang tinggi, terutama terhadap istrinya, Amira.
Pram tentu saja bukan pasangan idaman seperti di cerita-cerita manis. Dia adalah simbol dari cinta yang berubah menjadi tekanan. Dari janji suci yang berubah menjadi luka.
Ketika takdir berkata lain dan Amira belum juga bisa memberikan keturunan, Pram memilih jalan yang menyakitkan dan egois, membiarkan ambisinya mengalahkan komitmen suci dan kebersamaan dalam pernikahan.
Karakter Pram menjadi pengingat nyata bahwa keegoisan dalam hubungan bisa melahirkan pengkhianatan. Cinta tanpa empati hanyalah luka yang ditunda.
Dalam film ini, Miqdad Addausy tampil memukau sebagai sosok suami yang perlahan-lahan berubah dari harapan menjadi mimpi buruk bagi Amira.
Film Assalamualaikum Baitullah menceritakan tentang Amira, seorang perempuan yang nyaris kehilangan segalanya yaitu cinta, kepercayaan, arah hidup, bahkan nyawa.
Namun di balik luka itu, Amira memulai perjalanan spiritual yang perlahan membawanya kembali menemukan dirinya sendiri, mendekat pada Tuhan, dan memahami arti ketegaran yang sesungguhnya.
Film ini dibintangi jajaran aktor dan aktris ternama Indonesia. Mereka adalah Michelle Ziudith, Arbani Yasiz, Tissa Biani, Miqdad Addausy, Ummi Quary, Maudy Koesnaedi, Vonny Anggraini, dan Sadana Agung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
