Hamdan ATT sempat alami komplikasi penyakit sebelum meninggal. (Instagram Hamdan ATT)
JawaPos.com-Penyanyi dangdut senior Hamdan ATT yang meninggal dunia tadi siang, (1/7) sempat berjuang cukup lama melawan penyakit yang dideritanya. Dia jatuh sakit terhitung sejak 2017 silam.
Baca Juga: Skuad Persebaya Surabaya Kian Lengkap Jelang Tur Australia Barat, Eduardo Perez Yakin Bikin Kejutan
Hamdan ATT mengalami sakit terkena penyakit stroke pada tahun 2017 silam. Kala itu, dia sempat mendapat perawatan intensif di ruang ICU RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur.
Kondisi kesehatan Hamdan ATT semakin memburuk di tahun 2021. Sebab, pria yang mengembuskan napas terakhir di usia 76 tahun itu mengalami stroke kedua. Kondisi fisik Hamdan ATT jadi semakin lemah dengan adanya serangan stroke kedua ini.
Selain itu, Hamdan ATT juga mengalami infeksi paru yang kemudian mengakibatkan permasalahan pada bagian pernapasan.
Tak hanya itu, Hamdan ATT juga mengalami permasalahan pada bagian ginjal. Alhasil, sahabat dekat Rhoma Irama itu harus melakukan cuci darah secara rutin agar kondisi kesehatannya tidak tambah drop.
Pada Oktober 2024, Hamdan ATT harus menjalani tindakan operasi akibat adanya cairan pada bagian otak. Adanya cairan ini mengakibatkan pecahnya pembuluh darah di otak. Tindakan operasi diperlukan untuk mengeluarkan penumpukan cairan di otak dengan dipasangi selang.
Pada hari ini, Selasa (1/7), Hamdan ATT meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB. Dia mengembuskan napas terakhir di kediamannya di bilangan Kramat Jati Jakarta Timur. Kabar meninggalnya Hamdan ATT dibenarkan Aza dari manajemennya.
"Betul ya mas, mohon doanya," ucap Aza singkat kepada JawaPos.com.
Hamdan ATT termasuk salah satu penyanyi dangdut yang diperhitungkan pada masanya. Beberapa lagu karyanya antara lain Termiskin di Dunia, Nurlela, Dingin, Bekas Pacar, Sakit Hati, dan lain-lain. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
