
Diceritakan Deddy Corbuzier, orang-orang menduga bahwa dirinya akan meninggal dunia karena berani memegang batu Ponari. (YouTube Deddy Corbuzier)
JawaPos.com - Banyak netizen tahu ihwal persahabatan antara Deddy Corbuzier dengan Gus Miftah yang terjalin dengan cukup baik selama ini.
Oleh sebab itu, banyak pengguna media sosial mempertanyakan kenapa mantan pesulap beraliran mentalis diam tidak bersuara untuk memberikan teguran atau masukan. Padahal, netizen ingin tahu seperti apa komentar pemilik salah satu podcast di YouTube terbesar di Indonesia itu terkait tegurannya ke Gus Miftah.
Deddy Corbuzier merasa perlu menanggapi permintaan netizen tersebut dengan menyampaikan pandangannya melalui unggahan di Instagram. Pria berkepala plontos itu bertanya seandainya kita punya teman atau keluarga melakukan kesalahan, apakah sebaiknya memberikan teguran, masukan, melalui media sosial atau secara langsung?
Sebelumnya, viral di media sosial potongan video yang memperlihatkan Gus Miftah berkata kasar untuk tujuan bercanda dengan penjual es teh di sebuah acara pengajian.
Video itu menjadi sorotan publik luas karena Gus Miftah dianggap netizen telah mengolok-olok penjual es teh. Bahkan ada yang menyebut, pernyataan Gus Miftah sudah menghinakan penjual es teh.
Atas kontroversi yang terjadi, Gus Miftah minta maaf dengan mendatangi kediaman penjual es teh secara langsung. Mereka pun saling bermaafan atas peristiwa tidak mengenakkan yang terjadi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
