
Amanda Manopo
PERUBAHAN wajah Amanda Manopo yang kini lebih tirus membuatnya disebut-sebut menjalani operasi plastik. Namun, rumor itu dibantah aktris 24 tahun tersebut. Dia membeberkan bahwa penampilannya berbeda karena dirinya tengah menjalani program diet dan mengalami penurunan berat badan sebanyak 14 kilogram dalam delapan bulan. Kepada Jawa Pos, Amanda terang-terangan mengungkapkan alasannya.
Sempat dituduh operasi plastik, apakah isu tersebut memengaruhi mental Amanda?
Kalau gosip saya udah terbiasa. Cuma, kali ini berpengaruh pada pekerjaan saya sebagai brand ambassador kecantikan dan lainnya. Ada sebuah ketidakpercayaan terhadap saya seakan-akan cantiknya tuh melalui operasi. Jadi, saya ingin meluruskan itu demi beberapa brand yang bekerja sama supaya tidak berpikiran macam-macam.
Lalu, gimana Amanda menjelaskan perubahan tersebut kepada publik?
Kalau seandainya aku dioperasi, misal di hidung, itu nggak akan bisa dipegang-pegang, diputar, dimainin, atau segala macamnya. Jadi, perubahan itu dari penurunan drastis berat badan. Sebelumnya, berat badanku sempat 64 kilogram dan sekarang sudah menyentuh 50 kilogram. Nah, itu tuh pengaruh sekali ke muka, rahang, tangan, perut, dan semua bagian tubuh karena lemak-lemaknya hilang.
Amanda anti dengan operasi plastik?
Kalau orang sih terserah, ya. Cuma, kalau saya memang belum ada niat dan belum diperlukan atau diharuskan, kayak misalnya hidung saya bengkok atau gimana. Kalau harus operasi, ya operasi. Tapi, kalau dokter bilang nggak, ya nggak perlu diapa-apain berarti.
Kalau perawatan wajah yang lain seperti filler, Amanda melakukannya?
Paling memang disarankan itu, atau skin booster, atau botoks. Itu memang perlu untuk bidangku supaya muka aku lebih cerah dan sehat.
Turun belasan kilogram dalam waktu kurang setahun, gimana struggle yang Amanda alami?
Saya nurunin berat badan karena pekerjaan. Selama delapan bulan, saya ikut program. Ada lewat program dokter gizi, suntik juga, makannya diatur, minum obat, olahraga, nggak makan malam.
Sampai pengaruh ke mental?
Ada beberapa hal yang sebenarnya memang bikin stres kalau tipe orangnya suka jajan, terus nggak boleh. Lalu, ada penolakan badanku juga. Tapi, keseluruhan saya menikmati prosesnya kok.
Makanan apa saja yang pantang dimakan sampai sekarang?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
