
Nicholas Saputra.
JawaPos.com - Bukan rahasia jika Nicholas Saputra punya hobi berpelesir. Aktor Ada Apa dengan Cinta? itu sering menjelajah tempat baik di dalam maupun luar negeri– yang terbilang bukan destinasi wisata utama. Dari eksplorasi itu, lahir hobi yang tak biasa. Yakni, mengoleksi batu perhiasan atau batu mulia. (fam/c18/len)
Hai Nicho, selamat atas kolaborasinya sebagai creative director dan brand ambassador pertama untuk produk perhiasan. Apakah Nicho memang tertarik dengan perhiasan?
Bukan ke perhiasan, tapi lebih ke precious stone atau batu mulia. Aku memang punya passion akan hal itu.
Sejak kapan Nicho tertarik pada batu, khususnya batu mulia?
Karena traveling, saya koleksi batu-batuan dari di mana saya travel. Karena ia kuat, kita bisa menyimpannya sebagai pengingat memori yang baik.
Saya bisa cerita tuh, batu yang ini di mana belinya, kenapa belinya. Meski kecil, ia adalah simbol yang powerful dan tangguh, juga bernilai. So, it’s a good investment.
Dengan ketertarikan itu, apakah kamu pernah sengaja traveling untuk berburu batu mulia?
Tergantung. Kalau tempatnya memang terkenal precious stone-nya, pasti akan saya cari banget.
Batu apa yang pertama Nicho koleksi?
Batu mulia pertama yang saya beli itu safir, di Sri Lanka. Akhirnya saya jadikan cincin dan saya pakai. Tapi, ada juga batu yang belum dijadikan (perhiasan).
Repot, tidak, mengoleksi batu mulia?
Kalau batu mulia, sebenarnya karena pada dasarnya memang kuat, enggak perlu perawatan. Tapi, sebagai perhiasan, pasti butuh. Yang penting disimpan dengan baik aja sih.
Bagaimana dengan koleksi batu, baik semiprecious atau precious, dari Indonesia?
Ada yang menarik. Di Aceh tuh, saya nemu banyak banget. Seperti raw black jade, jade, terus batu sulaiman cempaka yang di bagian tengah ada warna oranye. Ada kecubung teh juga.
Sempat tertarik dengan akik?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
