
Alshad Ahmad buka suara soal kematian Cenora. (Instagram @alshadahmad)
JawaPos.com - Kematian anak harimau bernama Cenora milik Alshad Ahmad menjadi bulan-bulanan netizen lantaran kematiannya dinilai mendadak. Buntut dari kematian anak harimau tersebut, Instagram Alshad Ahmad banjir kritikan netizen.
Melalui Instagram Story pada Jumat (28/7) Alshad Ahmad melayangkan surat terbuka yang disampaikan kepada netizen. Alshad mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas seluruh perhatian termasuk kritik yang disampaikan kepadanya.
Dia juga menyampaikan bahwa dirinya masih menunggu hasil autopsi keseluruhan agar netizen tidak menduga-duga penyebab kematian Cenora.
"Saya sangat berharap agar segala asumsi, spekulasi, maupun polemik yang terjadi terkait penyebab kematian Cenora tersebut dapat dihentikan sambil menunggu keluarnya hasil uji laboratorium dan analisa dokter," tulisnya di Instagram Story
Baca Juga: Mulai Godzilla hingga Ultraman, Berikut Sejarah Serial Tokusatsu yang Masih Eksis di Jepang
"Pada prinsipnya saya tidak keberatan dengan kritikan yang ditujukan kepada saya, namun demikian saya melihat dari sejumlah besar kritik tersebut, ternyata ada sebagian yang disampaikan secara tidak proporsional dan tanpa memperhatikan aspek kebenaran maupun kaidah etika," sambungnya.
Pemilik anak harimau ini geram lantaran netizen menyampaikan hujatan yang tidak memperhatikan aspek kebenaran informasinya. Bahkan ada sejumlah netizen yang mengatakan bahwa sepupu Raffi Ahmad ini pembunuh Cenora.
"Tuduhan atau fitnah yang sangat kejam dan merugikan nama baik saya. Hal ini antara lain mengenai adanya sejumlah pernyataan atau komentar yang secara terang-terangan telah menuduh atau memfitnah saya sebagai 'PEMBUNUH' Cenora," ungkapnya.
Alshad berharap segala bentuk fitnah dan kritikan terhadap dirinya segera dimusnahkan karena akan merugikan nama baik dirinya.
"Melalui kesempatan ini, saya meminta kepada siapa saja yang telah menyampaikan tuduhan atau fitnah seperti yang saya sebutkan di atas, agar dalam waktu secepatnya segera menghentikan dan menghapus tuduhan atau komentar tersebut," paparnya.
Baca Juga: KontraS Desak Penembakan Bripda IDF Dibuka Transparan, Ungkit Kasus Pembunuhan Brigadir J
Dia pun menuturkan jika netizen tidak bijak dalam berkomentar, Alshad Ahmad akan membawa masalah ini ke jalur hukum dengan jeratan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Perbuatan menyampaikan tuduhan atau fitnah merupakan pelanggaran hukum dan mempunyai akibat hukum sebagaimana diatur dalam pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 ayat 3 UU tentang ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun atau denda paling banyak Rp 750 juta," tegas Alshad Ahmad.
Selain itu, Alshad membeberkan bahwa izin penangkaran satwa liar miliknya sudah legal sehingga netizen tidak perlu mempertanyakannya.
"Adapun mengenai sejumlah hal lainnya, antara lain mengenai legalitas atau perizinan serta kelayakan lokasi penangkaran milik saya, sudah beberapa kali saya sampaikan, baik melalui media online maupun media sosial milik saya, sehingga tak perlu saya sampaikan lagi dalam surat terbuka ini," tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
