Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juli 2023 | 04.18 WIB

Fakta-fakta Menarik Vincent van Gogh, Pelukis 'Starry Night' nan Legendaris yang Disebut Memotong Telinganya

Potret Diri Vincent van Gogh dengan Telinga yang Dibalut Perban dan Pipa, 1889. (vangoghmuseum.nl) - Image

Potret Diri Vincent van Gogh dengan Telinga yang Dibalut Perban dan Pipa, 1889. (vangoghmuseum.nl)

JawaPos.com - Vincent van Gogh merupakan pelukis post-impressionisme berkebangsaan Belanda yang memberi pengaruh besar terhadap dunia seni. Dilansir dari laman magazine.artland.com, post-impressionisme adalah aliran seni yang mengarah ke simbolisme, abstraksi, warna lebih berani, dan sebagai sarana ekspresi.

Namun, siapa sangka pelukis  'Starry Night' seniman terhebat dunia itu selama hidupnya mengalami berbagai kesulitan. Dari yang tidak dikenal sama sekali hingga kesulitan ekonomi. Dilansir dari laman historyhit.com, berikut beberapa fakta tentang Vincent van Gogh.


Mencoba banyak karir sebelum memutuskan untuk menjadi seniman.

Sebelum menjadi pelukis, van Gogh mencoba berbagai profesi, seperti pedagang seni, guru sekolah, dan pendeta. Merasa tidak puas dengan karirnya, van Gogh yang berusia 27 tahun memutuskan untuk mulai melukis tanpa pendidikan formal di bidang seni.

Ia pun memberitahu keputusannya tersebut kepada adiknya Theo van Gogh melalui surat. Theo adalah adiknya yang sangat berperan penting dalam hidup kakaknya tersebut. Kemudian, ia melakukan perjalanan ke Belgia, Belanda, London, dan Prancis untuk mengejar visi artistiknya.
 
Baca Juga: Film Mission Impossible 7 Peroleh Rating Tertinggi di Rotten Tomatoes Dibanding Franchise Sebelumnya 

Mempunyai masalah ekonomi.

Di awal perjalan karirnya, van Gogh menggunakan petani, bunga, lanskap, hingga dirinya sendiri sebagai objek lukisan. Karena ia tidak memiliki uang untuk membayar model.

Selain itu, ia juga tidak membeli kanvas baru. Van Gogh menggunakan karya-karya yang sudah jadi untuk dilukis ulang. Hal itu dilakukan agar menghemat uang.
 
Baca Juga: Diincar Barcelona, Arda Guler Malah akan Jalani Tes Medis Bersama Real Madrid

Memiliki gangguan mental.

Sepanjang hidupnya, van Gogh mengalami gangguan kesehatan mental yang cukup serius. Dilansir dari psychcentral.com, dalam surat-surat yang ditulis, van Gogh memiliki banyak gejala gangguan kesehatan mental.

Gejala tersebut dapat diketahui dalam dokumen pendaftaran resmi rumah sakit jiwa tempat van Gogh menghabiskan waktu, yaitu rumah sakit jiwa Saint-Rémy. Beberapa gejala kesehatan mental yang mungkin dialaminya, yakni halusinasi, mimpi buruk, insomnia, kecemasan, dan hilang ingatan. Selain itu, ia juga mengalami gejala fisik, seperti masalah pencernaan dan serangan kejang.
 
Baca Juga: Afrika Selatan Berduka! 17 Orang Tewas Karena Kebocoran Gas Beracun

Memotong sebagian telinganya.

Banyak yang sudah mengetahui fakta yang satu ini. Namun, faktanya van Gogh hanya megiris sebagian telinganya saja bukan seutuhnya seperti yang sering dikabarkan.
 
Baca Juga:  Sinopsis dan Rekomendasi Link Nonton Anime Jujutsu Kaisen Season 2

Lukisan 'The Starry Night' diciptakan di Rumah Sakit Jiwa.

Saat berada di rumah sakit jiwa, van Gogh menciptakan karyanya yang paling terkenal, yaitu 'The Starry Night'. Lukisan ini menggambarkan pemandangan dari jendela kamarnya di sana. Sekarang, lukisan tersebut menjadi bagian dari koleksi permanen Metropolitan Museum of Art.
 
Baca Juga: Manfaat Puasa Senin-Kamis beserta Bacaan Niat dan Artinya

Kehidupannya terdokumentasikan melalui ratusan surat yang ditulis.

Selama hidupnya, van Gogh menulis lebih dari 800 surat kepada adiknya Theo, teman senimannya Paul Gauguin dan Emile Bernard, dan orang-orang lainnya. Meski ada surat yang tidak memiliki tanggal, para sejarawan berhasil menyusun sebagian besar surat tersebut secara kronologis. Surat-surat tersebut menjadi sumber yang lengkap tentang kehidupan Van Gogh.
 
Baca Juga: Catatkan Kinerja Positif pada 2022, J Trust Bank Raih Indonesia Top Bank Award 2023

Menciptakan sekitar 2.100 karya seni dalam kurun waktu 10 tahun.

Dalam kurun waktu 10 tahun, Van Gogh menciptakan sekitar 2.100 karya seni, termasuk sekitar 900 lukisan. Sebagian besar lukisan Van Gogh tersebut dibuat dalam dua tahun terakhir hidupnya.

Jumlah karya yang ia hasilkan jauh melebihi rata-rata seniman lain yang diselesaikan sepanjang hidup. Meskipun ia memulai karir seninya dalam usia yang relatif sudah terlambat, mengalami kesulitan perekonomian, gangguan kesehatan mental, dan akhirnya meninggal dunia pada usia 37 tahun.
 
Baca Juga: BP2MI Usul Naikkan Gaji PMI di Singapura dan Hongkong

Selama hidupnya hanya berhasil menjual satu lukisan.

Van Gogh hanya berhasil menjual satu lukisan yaitu 'The Red Vineyards Near Arles' selama hidupnya dan baru terkenal setelah kematiannya. Lukisan tersebut terjual tujuh bulan sebelum ia meninggal.

Enam bulan setelahnya, adiknya, Theo meninggal dunia. Kemudian, istri Theo, yakni Johanna van Gogh-Bonger memutuskan untuk mendedikasikan dirinya mengumpulkan karya-karya van Gogh dan mempromosikannya.

Selain itu, ia juga menerbitkan kumpulan surat-surat Van Gogh pada 1914. Berkat ketekunannya, karya-karya Van Gogh akhirnya mulai mendapatkan pengakuan 11 tahun kemudian.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore