JawaPos.com - Vincent van Gogh merupakan pelukis post-impressionisme berkebangsaan Belanda yang memberi pengaruh besar terhadap dunia seni. Dilansir dari laman magazine.artland.com, post-impressionisme adalah aliran seni yang mengarah ke simbolisme, abstraksi, warna lebih berani, dan sebagai sarana ekspresi.
Namun, siapa sangka pelukis 'Starry Night' seniman terhebat dunia itu selama hidupnya mengalami berbagai kesulitan. Dari yang tidak dikenal sama sekali hingga kesulitan ekonomi. Dilansir dari laman historyhit.com, berikut beberapa fakta tentang Vincent van Gogh.
Mencoba banyak karir sebelum memutuskan untuk menjadi seniman.
Sebelum menjadi pelukis, van Gogh mencoba berbagai profesi, seperti pedagang seni, guru sekolah, dan pendeta. Merasa tidak puas dengan karirnya, van Gogh yang berusia 27 tahun memutuskan untuk mulai melukis tanpa pendidikan formal di bidang seni.
Ia pun memberitahu keputusannya tersebut kepada adiknya Theo van Gogh melalui surat. Theo adalah adiknya yang sangat berperan penting dalam hidup kakaknya tersebut. Kemudian, ia melakukan perjalanan ke Belgia, Belanda, London, dan Prancis untuk mengejar visi artistiknya.
Baca Juga: Diincar Barcelona, Arda Guler Malah akan Jalani Tes Medis Bersama Real MadridMemiliki gangguan mental.Sepanjang hidupnya, van Gogh mengalami gangguan kesehatan mental yang cukup serius. Dilansir dari psychcentral.com, dalam surat-surat yang ditulis, van Gogh memiliki banyak gejala gangguan kesehatan mental.
Gejala tersebut dapat diketahui dalam dokumen pendaftaran resmi rumah sakit jiwa tempat van Gogh menghabiskan waktu, yaitu rumah sakit jiwa Saint-Rémy. Beberapa gejala kesehatan mental yang mungkin dialaminya, yakni halusinasi, mimpi buruk, insomnia, kecemasan, dan hilang ingatan. Selain itu, ia juga mengalami gejala fisik, seperti masalah pencernaan dan serangan kejang.
Baca Juga: Sinopsis dan Rekomendasi Link Nonton Anime Jujutsu Kaisen Season 2Lukisan 'The Starry Night' diciptakan di Rumah Sakit Jiwa.Saat berada di rumah sakit jiwa, van Gogh menciptakan karyanya yang paling terkenal, yaitu '
The Starry Night'. Lukisan ini menggambarkan pemandangan dari jendela kamarnya di sana. Sekarang, lukisan tersebut menjadi bagian dari koleksi permanen Metropolitan Museum of Art.
Baca Juga: Manfaat Puasa Senin-Kamis beserta Bacaan Niat dan ArtinyaKehidupannya terdokumentasikan melalui ratusan surat yang ditulis.Selama hidupnya, van Gogh menulis lebih dari 800 surat kepada adiknya Theo, teman senimannya Paul Gauguin dan Emile Bernard, dan orang-orang lainnya. Meski ada surat yang tidak memiliki tanggal, para sejarawan berhasil menyusun sebagian besar surat tersebut secara kronologis. Surat-surat tersebut menjadi sumber yang lengkap tentang kehidupan Van Gogh.
Baca Juga: Catatkan Kinerja Positif pada 2022, J Trust Bank Raih Indonesia Top Bank Award 2023Menciptakan sekitar 2.100 karya seni dalam kurun waktu 10 tahun.Dalam kurun waktu 10 tahun, Van Gogh menciptakan sekitar 2.100 karya seni, termasuk sekitar 900 lukisan. Sebagian besar lukisan Van Gogh tersebut dibuat dalam dua tahun terakhir hidupnya.
Jumlah karya yang ia hasilkan jauh melebihi rata-rata seniman lain yang diselesaikan sepanjang hidup. Meskipun ia memulai karir seninya dalam usia yang relatif sudah terlambat, mengalami kesulitan perekonomian, gangguan kesehatan mental, dan akhirnya meninggal dunia pada usia 37 tahun.
Baca Juga: BP2MI Usul Naikkan Gaji PMI di Singapura dan Hongkong Selama hidupnya hanya berhasil menjual satu lukisan.
Van Gogh hanya berhasil menjual satu lukisan yaitu 'The Red Vineyards Near Arles' selama hidupnya dan baru terkenal setelah kematiannya. Lukisan tersebut terjual tujuh bulan sebelum ia meninggal.
Enam bulan setelahnya, adiknya, Theo meninggal dunia. Kemudian, istri Theo, yakni Johanna van Gogh-Bonger memutuskan untuk mendedikasikan dirinya mengumpulkan karya-karya van Gogh dan mempromosikannya.
Selain itu, ia juga menerbitkan kumpulan surat-surat Van Gogh pada 1914. Berkat ketekunannya, karya-karya Van Gogh akhirnya mulai mendapatkan pengakuan 11 tahun kemudian.