
Tjioe Nofia Handayani alias Ci Mehong. Foto: @pikbakinghouse
JawaPos.com - Sosok Tjioe Nofia Handayani alias Ci Mehong menjadi terkenal lantaran memasarkan ragam produk yang dijualnya dengan harga fantastis. Ia menjual berbagai produk, dari makanan, buah-buahan, hingga tanah kuburan elit, dikutip dari POJOK SATU.
Sepintas, apa yang dilakukan Ci Mehong tampak biasa saja. Seperti konten kreator kebanyakan yang memanfaatkan platform sosial media untuk berjualan. Yang membuat Ci Mehong unik adalah harga yang ditawarkannya berada di atas harga normal.
Karena berjualan dengan harga mahal itulah, perempuan paruh baya ini dipanggil Ci Mehong.
Ci Mehong merupakan keturunan Tionghoa dan berasal dari Aceh. Dulunya, wanita 52 tahun ini hidup kesulitan. Semasa sekolah, orang tuanya sulit membayar biaya sekolahnya hingga sering meminta keringanan. Sejak SD Ci Mehong sudah belajar berjualan es mambo.
Pada tahun 1990, ia pindah ke Jakarta dan bekerja sebagai karyawan kantor. Lalu ia menikah di tahun 1993. Ia juga pernah mendapatkan ujian dengan mencari nafkah karena suaminya koma akibat stroke. Lalu pada tahun 2009, suami Ci Mehong meninggal dunia. Akhirnya ia pun menjadi tulang punggung keluarga bagi keempat anaknya.
Ci Mehong awalnya dikenal sebagai pedagang sayuran, dan berbagai keperluan lain hingga makanan laut. Usaha keras Ci Mehong membuahkan hasil, dengan berdagang, Ci Mehong mampu menyekolahkan keempat anaknya sampai ke luar negeri.
Saat ini, Ci Mehong membuka usaha Pik Baking House yang merupakan tempat kursus memasak dan membuat kue. Jumlah karyawan yang bekerja di bawahnya kini berjumlah hampir 20 orang.
Harga makanan Ci Mehong dikenal relatif mahal. Contohnya cendol yang dijual dibandrol seharga Rp 80.000, Bika ambon ukuran kecil dihargai Rp 150.000.
Tidak hanya itu, Ci Mehong juga menjual makanan khas Aceh, yaitu rujak Aceh dibandrol harga Rp 70.000. Ada juga buah-buahan seperti strawberry 1 pack dibandrol harga Rp 350.000, dan ragam harga dagangan lainnya.
Mahalnya harga dagangan ini sepertinya wajar, mengingat dia berjualan di kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK yang merupakan area elit di Jakarta.
Bukan tanpa alasan pula Ci Mehong berjualan dengan harga di atas normal. Ia mengklaim mengutamakan kualitas pada setiap hal yang dijualnya.
Tidak hanya makanan, salah satu dagangan Ci Mehong hingga menjadi perbincangan publik adalah jualan tanah kuburan. Terungkap bahwa dia sudah berjualan tanah kuburan di sebuah pemakaman elit San Diego Hills sejak tahun 2014.
Aksinya mempromosikan tanah kuburan agar segera laku sukses menarik perhatian netizen.
Ia juga menganggap mahal atau murah adalah relatif tergantung pada individu.
“Masih sisa empat. Ada yang mau mati duluan? Dikasih diskon deh, tapi yang Kristen ya,” kata Ci Mehong dalam video yang diunggahnya di sosial media @pikbakinghouse
Tak hanya berjualan, Ci Mehong juga menawarkan diri untuk menjadi calo kuburan bagi orang-orang yang memiliki tanah kuburan yang hingga kini belum laku.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022