
Putra Siregar dan Septi dinasihati untuk mempertahankan pernikahan oleh hakim mediasi./Instagram @putrasiregarr17
JawaPos.com - YouTuber sekaligus pengusaha Putra Siregar bangga kepada istrinya, Septia Yetri Opani, yang mau mencabut gugatan perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Timur dan memutuskan untuk rujuk mau melanjutkan bahtera rumah tangga.
Putra Siregar mengaku keretakan rumah tangganya yang berujung pisah ranjang terjadi atas kesalahan dirinya. Sebagai kepala rumah tangga, dia yang memikul tanggung jawab tersebut dan berjanji akan memperbaiki diri supaya tidak kembali mengulang kesalahan.
"Saya lebih banyak introspeksi diri. Harapannya ke depannya kita jadi lebih baik lagi," ujar Putra Siregar di bilangan Jakarta Barat, Senin (20/2) malam.
Putra Siregar mengaku berusaha menghilangkan ego diri sendiri demi memprioritaskan rumah tangga. Baginya, hal ini yang jauh lebih penting dalam kehidupannya sekarang ini.
"Banyak bersyukur atas apa yang Allah titipkan. Untuk saat ini mau cari apalagi sih? Ini bukan bicara tentang aku lagi, ini tentang anak-anak dan keluarga," tutur Putra Siregar.
Sempat beredar kabar bahwa perceraiannya bersama Septi hanya sebagai suatu strategi agar menjadi pusat perhatian publik. Dugaan tersebut dengan tegas disanggah oleh Putra Siregar.
"Saya memang dari marketing, tapi ngggak dengan mengorbankan keluarga juga. Dari awal sampai sekarang saya tidak pernah buat strategi marketing dengan gimmick," tegasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
