
Tasya Kamila (Istimewa)
JawaPos.com - Shafanina Wardhana Bachtiar, anak kedua Tasya Kamila dan Randi Bachtiar, sempat masuk ruang NICU Rumah Sakit Brawijaya, Antasari, Jakarta Selatan. Itu terjadi usai persalinan yang dilaksanakan pada Minggu (1/1). Si kecil harus diobservasi oleh dokter karena ketika lahir sempat ada masalah.
Dalam jumpa pers di bilangan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (4/1), Tasya Kamila menjelaskan penyebab anak keduanya yang berjenis kelamin perempuan itu dirawat di ruang NICU. Dia menyebut ada masalah pada bagian pernapasannya.
"Ada beberapa hal yang masih diobservasi dari sisi pernapasan dan level glukosa yang harus diperhatikan dulu, sehingga harus ditangani di ruang NICU," ujar Tasya Kamila di hadapan awak media.
Dia bersyukur kondisi kesehatan Shafanina kini sudah normal sehingga buah hati keduanya tersebut bisa bersama dirinya di kamar inap.
Tasya Kamila yang sempat sangat kepikiran akan buah hati keduanya kini sudah bisa bernapas lega. Dia pun sudah bisa menyusui buah hatinya tersebut. "Alhamdulillah sudah keluar ASI-nya," katanya.
Dalam kesempatan itu, Tasya Kamila mengungkap arti nama di balik anak keduanya. "Shafa itu murni, suci, Nina perempuan ramah dan anggun. Kalau Wardhana Bachtiar itu nama keluarga. Jadi artinya perempuan suci yang ramah dan anggun," jelasnya.
Diketahui, Tasya Kamila melahirkan anak kedua yang kemudian diberi nama Shafanina Wardhana Bachtiar melalui proses persalinan caesar pada Minggu (1/1). Dia melahirkan menggunakan metode Eracs yang memungkinkan bisa duduk dan berdiri hanya dalam waktu sekitar 2 jam usai persalinan.
Namun, Tasya Kamila sendiri baru bisa berdiri setelah sekitar 15 jam persalinan. Itu karena dia mengalami alergi morphin membuat dia muntah-muntah dan alami gatal-gatal. Dokter pun sempat tidak memberikan obat yang biasanya diberikan pada pasien persalinan caesar dengan standar Eracs.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
