
Yulia Wirawati, ibunda artis Angbeen Rishi
JawaPos.com-Ibunda artis Angbeen Rishi, Yulia Wirawati, melalui kuasa hukumnya memegaskan akan mengambil langkah hukum secara tegas untuk melindungi 2 asetnya berupa rumah seharga Rp 160 miliar.
Selain membuat laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat, atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akta otentik, ibunda Angbeen Rishi mengancam juga akan melaporkan hakim pengadilan yang telah memberikan legalitas atas gugatan terhadap Yulia yang dinilai sengaja tidak mencantumkan alamat yang benar, ke Komisi Yudisial.
"Baru didaftar, langsung pembuktian, langsung putusan. Dalam satu bulan sudah ada putusan verstek. Ini ajaib. Nanti biar Komisi Yudisial yang menilai seperti apa," kata Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum Yulia Wirawati, ibunda Angbeen Rishi di Bareskrim Polri, Kamis (3/11).
Namun, sebelum membuat laporan ke KY, Kamaruddin mengaku akan menyurati ketua pengadilan yang telah mengeluarkan putusan diduga didasarkan pada data-data palsu. Jika tidak kunjung ada respons, maka ia pun memastikan akan melaporkan hakim ke Komisi Yudisial.
"Saya akan surati ketua pengadilannya. Kalau tidak ada (respons), saya akan laporkan ke Komisi Yudisial karena pengadilan tidak boleh memelihara hakim-hakim yang diduga nakal," jelasnya.
Ibu Angbeen mengaku sama sekali tidak tahu kalau 2 rumahnya telah berpidah tangan diduga atas ulah pihak terlapor berinisial TR yang bekerja sama dengan oknum notaris/PPAT dengan memalsukan dokumen. Dia baru mengetahuinya setelah prosesnya selesai dan datang surat Aanmaning yang isinya permintaan untuk menjalankan isi putusan.
Pengacara ibu Angbeen Rishi mengungkap, pihaknya melakukan penelusuran ke laman website Mahkamah Agung untuk memastikan kapan gugatan dibuat. "Di Direktori Putusan Mahkamah Agung, ternyata dia digugat pada bulan Desember 2021 dan gugatannya dikabulkan," papar Kamaruddin.
Yulia, ibunda Angbeen Rishi yang juga mertua Adly Fairuz, resmi melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana pemalsuan surat, atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akta otentik. Laporannya terdaftar dengan Nomor:STTL/402/XI/2022/BARESKRIM.
Pihak terlapor berinisial TR. Dia dilaporkan dengan Pasal 263 dan atau Pasal 264 dan atau Pas 266 dan atau Pasal 242 jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Ibunda Angbeen Rishi juga melengkapi laporannya dengan sejumlah dokumen pendukung. Menurut Kamaruddin, ada sekitar 20 berkas bukti-bukti pemalsuan yang dilampirkan disatukan dalam satu bundel. "Kita tadi juga sangat lama ya waktunya. Kasus ini sebenarnya sudah matang dan tinggal tangkap saja pelakunya," papar Kamaruddin. (*)

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
