
Photo
JawaPos.com - Penyanyi Ashanty menghadirkan jurnalis sekaligus pembawa acara Najwa Shihab dalam podcast pribadinya. Putri dari ulama besar Muhammad Quraish Shihab itu membuat pengakuan cukup mengejutkan bahwa dirinya pernah beberapa kali mendapat ancaman lantaran mengangkat topik aktual yang krusial.
"Ada beberapa (ancaman), tapi aku menganggap itu hal wajar ya. Aku merasa itu bagian dari pekerjaan, profesi, pilihan hidup yang bikin sebagian orang nggak nyaman," aku Najwa Shihab.
Menurutnya, topik yang dia angkat memang cukup sensitif tentang isu-isu aktual. Ada saja pihak yang merasa terganggu atas hasil liputan investigasi yang dilakukannya bersama tim.
"Ada orang-orang yang punya kuasa merasa terganggu kekuasaannya, ada orang yang merasa kepentingannya tercederai," lanjut Najwa Shihab.
Dia juga mengakui memang sering mengejar narasumber yang berasal dari politisi supaya mendapatkan inti dari topik yang dibicarakan. Karena Najwa Shihab tahu betul bahwa politisi biasanya kerap ngeles dan tidak mau bicara yang sebenarnya.
Najwa Shihab juga mengaku ibunya yang paling ketakutan ketika dia 'terlalu' berani mengangkat isu tertentu. Bahkan, ketika menonton dirinya di televisi, sang ibunda selalu berdoa. "Mama sampai sekarang, setiap kali nonton aku sambil shalawatan," tuturnya.
Sementara sang ayahanda, Quraish Shihab, hanya dulu yang selalu mengingatkan Najwa Shihab. Belakangan hal itu tidak dilakukan lagi. "Mungkin sudah lebih pasrah kali ya anaknya begitu," katanya.
Najwa Shihab kerap mengangkat isu-isu aktual yang menjadi sorotan publik bukan tanpa alasan. Dia ingin hasil dari tema yang diangkat dapat membawa kemaslahatan bagi publik luas. "Kalau kita angkat isu biasa-biasa saja, liputan kita nggak akan berdampak, nggak akan berpengaruh," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
