
Photo
JawaPos.com - Aktor Agung Saga resmi menghirup udara bebas terkait kasus narkotika yang membelitnya. Dia keluar dari Rutan Cipinang Jakarta Timur pada Rabu (7/10) kemarin setelah tuntas menjalani masa hukuman 1,5 tahun.
Agung Saga mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka akan keluar dari dalam rutan secepat ini. Pasalnya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 4 tahun 2 bulan.
"Rasanya campur aduk, tapi senang banget. Nggak nyangka (bebas secepat ini) karena mestinya kan saya empat tahun dua bulan berdasarkan vonis saya," tutur Agung.
Hukuman pemain film D'Love ini berkurang cukup drastis setelah permohonan kasasi yang diajukan keluarga dan kuasa hukumnya dikabulkan Mahkah Agung (MA). Hukuman Agung Saga yang seharusnya 4 tahun lebih lantas disunat menjadi 1,5 tahun.
"Alhamdulillah jadi satu tahun enam bulan. Dan sekarang saya bisa menghirup udara bebas. Subhanallah, nggak nyangka sih," tuturnya.
Sementara itu, Andre Nusi selaku kuasa hukum Agung Saga mengatakan Mahkamah Agung mengurangi masa hukuman kliennnya karena dia pengguna dan korban dari peredaran narkoba. MA pun merevisi putusan majelis hakim PN Jakarta Selatan.
"Agung Saga dikatakan sebagai penyalahgunaan narkotika sesuai dengan UUD 35 tahun 2009 yang sudah diatur oleh Mahkamah Agung dalam penyalahgunaan narkotika," tuturnya.
Seperti diketahui, Agung Saga diamankan di depan Circle K yang terletak di bilangan Petogongan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada 8 April 2019. Dari lokasi, polisi mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu seberat 1,49 gram.
Barang bukti tersebut dibeli Agung Saga sebesar Rp 1,1 juta di daerah Bogor, Jawa Barat. Uniknya, transaksi narkoba ini menggunakan sistem tempel dimana barang bukti ditaruh di tiang listrik. Sementara dananya ditransfer kepada penjual.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
