
Photo
JawaPos.com — Komedian Rina Nose akhirnya membuat klarifikasi yang disampaikannya secara langsung melalui sebuah video ihwal polemik nama marga Latuconsina. Komedian yang lihai menirukan gaya publik figur dan tokoh itu mengawali klarifikasi sekaligus permohonan maafnya dengan mengungkapkan reaksi negatif yang diterimanya dari publik lantaran candaannya dianggap menyinggung salah satu marga Maluku itu.
“Kaget banget karena ini benar-benar di luar dugaan dan di luar pengetahuan saya terkait nama Latuconsina yang ternyata itu nama sebuah marga yang amat dijunjung tinggi di Ambon, Maluku,” kata Rina Nose.
Istri dari Josscy Aartsen tersebut mengaku tidak tahu kalau Latuconsina adalah nama marga. “Ini akibat keterbatasan pengetahuan saya tentang nama-nama marga yang ada di Indonesia,” ucapnya.
Rina Nose pun menegaskan bahwa candaannya soal Latuconsina tidak ada unsur kesengajaan untuk melecehkan atau menghina marga yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat dengan segala tradisi adat di dalamnya. Andai saja sedari awal Rina Nose mengetahui Latuconsina adalah nama marga, dia pun tidak akan menjadikannya sebagai bahan candaan.
“Apalagi kalau itu menyangkut suatu suku atau penghormatan tertentu itu sudah pasti tidak saya lakukan,” papar perempuan 36 tahun itu.
Lebih lanjut dikatakan Rina Nose, candaan memplesetkan nama artis atau tokoh sejatinya sudah merupakan rumus yang biasa terjadi. Bukan saja di Indonesia, lanjutnya, juga biasa terjadi di luar neggeri.
“Untuk pelesetan sebuah nama itu sebetulnya kami mengambil dari hal yang sudah sangat umum di masyarakat,” tutur Rina Nose.
Rina sendiri sudah meminta maaf secara pribadi kepada artis Prilly Latuconsina dan keluarganya atas insiden candaannya tersebut. Rina mengaku lega karena Prilly memahami konteks candaannya yang memang tidak diniatkan untuk melecehkan atau menghina marga Latuconsina.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
