
Tio Pakusadewo mengenang sosok Ria Irawan saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (6/1). (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah artis ikut memberikan penghormatan terakhir untuk aktris Ria Irawan dengan mengantarkannya hingga ke peristirahatan terakhir di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (6/1). Diantaranya adalah Tio Pakusadewo, Ray Sahetapy, dan Prisia Nasution.
Tio Pakusadewo mengatakan banyak sekali kenangan kebersamaannya dengan mendiang Ria Irawan. Karena keduanya sudah dekat sejak sama-sama masih muda dulu. Bahkan Tio sempat beberapa kali menjadi suami dari Ria Irawan dalam sejumlah film.
"Saya jadi suami-istri di beberapa film. Saya cinta dia. Saya sangat kehilangan," ucap Tio Pakusadewo saat ditemui usai pemakaman di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan..
Salah satu momen yang paling dikenang adalah saat Ria berhasil mengembalikan semangat Tio Pakusadewo dikala sempat frustasi mau berhenti main film. "Ria yang membawa saya kembali ke film juga. Ketika saya frustasi sama film, enggak mau main lagi, dia yang membuat saya semangat lagi kemudian menghasilkan banyak karya," terang Tio Pakusadewo.
Seperti diketahui, Ria Irawan meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, tadi pagi waktu salat Subuh. Jenazahnya dimakamkan tadi siang di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan.
Riwayat sakit kanker getah bening yang diidap Ria Irawan diketahui sudah lama, sejak sekitar 2009 silam. Namun setelah melalui serangkaian kemoterapi, Ria sempat mengumumkan bahwa kanker di tubuhnya itu sudah sembuh. Pengumuman itu diungkapkan Ria Irawan ke publik pada 2014.
Pada pertengahan 2019, diketahui bahwa penyakit kanker getah bening Ria Irawan aktif lagi dan sudah menggerogoti sejumlah organ tubuhnya. Ria pun kembali menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia tadi pagi.
Tio Pakusadewo salut akan ketegaran Ria Irawan selama bertahun-tahun mengidap penyakit kanker. Menurutnya, tidak banyak orang yang bisa setegar Ria Irawan dalam menghadapi penyakitnya tersebut.
"Dia orang yang tidak pernah takut sama penyakitnya, tidak pernah sedih sama penyakitnya, dari awal sakit sampai kemarin saya besuk dia. Kebetulan dia memang pada dasarnya periang, tidak pernah kelihatan dia kesakitan," papar Tio Pakusadewo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
