
Iustrasi seseorang dengan Skizofrenia. (Health)
JawaPos.com - Ratu dangdut Elvy Sukaesih harus melapangkan dadanya lebih lebar untuk cobaan yang menimpanya kali ini. Anak pertamanya, Haedar, didiagnosis oleh medis mengidap skizofrenia.
Sebetulnya, apa itu skizofrenia?
Psikolog Agustina Twinky SPsi mengatakan, skizofrenia merupakan gangguan mental yang terjadi dalam jangka waktu panjang. Gangguan tersebut mengakibatkan penderita mengalami halusinasi, delusi, waham, kekacauan berpikir, hingga perubahan tingkah laku.
Nah, ternyata, skizofrenia itu umumnya muncul di usia remaja lho. Waduh. Twinky menuturkan, pada pria biasanya muncul di usia 15-30 tahun. Sementara, pada perempuan di usia 25-30 tahun.
Perempuan kelahiran Surabaya, Jawa Timur itu, menyebutkan bahwa penyebab skizofrenia belum diketahui secara pasti. Namun, sejumlah faktor diperkirakan memengaruhi seseorang mengidap skizofrenia.
"Seperti faktor genetik, kimia otak, komplikasi saat kehamilan, hingga persalinan," ujar Twinky.
Lantas, adakah cara untuk mencegah skizofrenia?
Alumnus UBAYA angkatan 1993 itu menyatakan, tidak ada cara spesifik yang dapat mencegah skizofrenia. Namun, penanganan orang dengan skizofrenia harus dilakukan seumur hidup. Meski, gejala skizofrenia telah reda.
"Dengan pengobatan dan terapi psikososial," imbuhnya.
Dia menyarankan, untuk segera membawa ke dokter apabila ada anggota keluarga yang mengalami indikasi skizofrenia. Pengobatan harus dilakukan secara rutin. Dan, jangan lupa untuk memberi dukungan secara penuh.
Umi Elvy Sukaesih (kikir) didampingi anak keduanya, Fitria (kanan), saat memberikan keterangan pers di Kawasan Pasar Minggu, Sabtu (14/9). Elvy tetap tersenyum menghadapi cobaan yang datang kepada dirinya. (Dimas nur/jawa pos)
Umi Elvy Sukaesih (kikir) didampingi anak keduanya, Fitria (kanan), saat memberikan keterangan pers di Kawasan Pasar Minggu, Sabtu (14/9). Elvy tetap tersenyum menghadapi cobaan yang datang kepada dirinya. (Dimas nur/jawa pos)
Sebelumnya, Kondisi anak pertama Elvy Sukaesih, Haedar, yang diamankan kepolisian karena mengamuk kini tengah dirawat di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur. Melalui keterangan yang diberikan keluarga kepada awak media pada Sabtu (14/9), Haedar harus dirawat di ruang isolasi karena skizofrenia.
Belakangan diketahui kalau Haedar memang mengidap skizofrenia sehingga mudah tersinggung. Diakui Syehan, Haedar pernah dirawat di dua rumah sakit karena penyakitnya tersebut. Pertama pada 2016, dia dirawat di RS Doctor Haji Marzoeki Mahdi, Bogor. Lalu pada 2017, ayah dengan enam anak itu kembali masuk ke rumah sakit. Lokasinya di Duren Sawit, Jakarta Timur.
"April 2018, Haedar masuk lagi di Duren Sawit. Nah, setelah itu, kami tahu kalau Haedar kena skizofrenia. Tapi, kami keluarga kayak kurang edukasi tentang skizofrenia," terang Syehan.
Adik Haedar yang paling bontot, Dhawiya Zaida, mengaku bahwa kakaknya tersebut sosok orang yang introvert. Terutama untuk urusan pribadi.
"Dia tinggal sama aku di rumah umi Elvy Sukaesih di Cawang, Jakarta Timur. Paling kalau bercandaan sama aku, dia suka bilang, eh gendut makan mulu. Gimana gak gendut, makan mulu. Sudah gitu aja sih," tuturnya saat ditemui Sabtu malam (14/9) di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Sebelum insiden mengamuk dan merusak warung pada Kamis (12/9), Dhawiya mengungkapkan, Haedar sulit dibawa ke dokter dan minum obat.
"Obat yang dikasih dokter kan efeknya ngantuk, ya. Nah, dia (Haedar, red) nggak mau kalau ngantuk. Dia bilang nggak bisa salat kalau tidur terus," tambahnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
