
Lebaran bukan bicara pakaian atau makanan buat Dewi Sandra, tapi keimanan yang baru.
JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri 1439 H kali ini, diakui Dewi Sandra semakin membuatnya introspeksi diri. Arti lebaran bukan lagi pakaian yang dikenakan atau makanan yang ditunggu. Baginya, Lebaran seharusnya adalah proses naik kelas ke tingkat yang lebih tinggi.
"Lebaran itu adalah momen kita bersyukur karena itu hari kemenangan pasti. Tahun ini, aku nggak mau jawab kalau ditanya menu khusus Lebaran atau makanan yang ditunggu, yuk kita ubah mindset kita," kata Dewi Sandra saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Dewi menambahkan, jika kebanyakan orang masih membicarakan menu Lebaran, pakaian, dan makanan yang ditunggu, bagaimana perasaan orang-orang di luar sana yang tidak mampu dan hidup berselimut perang.
"Bayangin deh, di luar sana masih banyak saudara kita kekurangan. Apa kabar yang di Palestina sana, apa mereka lebaran punya makanan?" lanjutnya.
Dewi Sandra memaknai Lebaran sebagai ujian untuk lebih baik ke depannya. Apa mampu istiqomah di kebaikan dan bisa naik kelas ke tahap yang lebih dekat dengan Tuhan.
"Setelah lebaran apakah kita masih bisa istiqomah? Masih bisa naik kelas lagi kah? Kan masih ada bulan-bulan lainnya yang pasti ada ujian," jelas perempuan berusia 38 tahun itu.
Pemain film Ayat-Ayat Cinta 2 itu bukan tak memiliki hal yang dinanti saat Lebaran. Dia juga memiliki momen yang selalu dikenangnya saat Lebaran, yakni kebersamaan dengan kedua orang tuanya.
"Lebaran buatku momen sungkem sama orang tua adalah yang nggak terlupakan, orang tuaku udah meninggal kan ya. Jadi, paling itu sih," paparnya.
Namun, dibanding berlarut dalam kesedihan, Dewi lebih memilih mendoakan orang tuanya.
"Sedih sih pasti, tapi bukan buat berlarut-larut ya, kan semua yang kita miliki juga milik Allah," tukasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
