
Cak Nun saat menghadiri pemakaman almarhum Yon Koeswoyo, Sabtu (6/1).
JawaPos.com – TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan (Jaksel) menjadi tempat peristirahatan terakhir pentolan band Koes Plus, Yon Koeswoyo. Diiringi doa dan isak tangis, almarhum kembali kepada sang pencipta.
Mengiringi proses pemakaman, sebagai seorang sahabat, Budayawan Emha Ainun Najib atau yang akrab disapa Cak Nun bersuara tegas meminta pemerintah peduli akan upaya almarhum melestarikan musik di tanah air.
Baginya, Yon Koeswoyo adalah Pahlawan Nasional. Sebab, setiap karyanya bersama Koes Plus menyuarakan keresahan hati masyarakat Indonesia lebih dari 40 tahun.
"Mereka (Koes Plus) telah berjuang sejak tahun 60-an. Ada yang jadi pahlawan hanya karena pidato beberapa jam, sementara Mas Yon telah berjuang berpuluh-puluh tahun. Mereka pikir Yon adalah penyanyi, bukan. Mereka hanya menyuarakan isi hati bangsa Indonesia," kata Cak Nun saat menghantarkan sahabatnya ke peristirahatan terakhir, Sabtu (6/1).
Oleh karena itu, tegas dia meminta agar pemerintah memberikan gelar pahlawan kepada Yon Koeswoyo. Namun, seketika itu juga, dia ragu pemerintah akan mengabulkan harapannya tersebut.
"Meskipun tidak mungkin pemerintah bisa melantik Yon sebagai pahlawan, namun mereka adalah pahlawan untuk kami. Lagu mereka bukan sekadar karya, tapi isi hati kita sendiri," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf juga menyebut bahwa sosok almarhum Yon Koeswoyo adalah musisi yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Semangatnya, memajukan industri musik di tanah air patut diacungi jempol.
"Saya tidak dekat dengan beliau tapi beliau nasionalis. Tidak peduli dengan royalti dan setahu saya sempat menolak untuk urus royalti karena menurutnya itu dedikasi untuk bangsa, buat lagu ya buat saja, nyanyi saja. Namun akhirnya sudah diurus oleh keluarganya. Mereka juga kompak ya, jarang terdengar perpecahan atau pecah anggota, saya rasa musisi lain patut menirunya," kata ayah dari penyanyi Sherina ini, Jumat (5/1).
Semangat Yon Koeswoyo dalam bermusik memang tak pernah padam. Dalam kondisi sakit pun, dia siap menghibur para pecinta musik, khususnya penggemar Koes Plus di tanah air.
Bahkan, sebelum wafat, dia telah siap mengadakan konser bertajuk tribute untuk Koes Plus pada 4 Februari mendatang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
