
Vicky Prasetyo dan Angel Lelga
JawaPos.com - Roihanah Azizah Fitri Octavia alias Vivie mengaku sempat kaget dipertemukan dengan Vicky Prasetyo dan Angel Lelga dalam satu acara, Selasa (9/1) pagi. Sebab, diakuinya Vicky sempat menghilang dan susah dihubungi karena memblokir nomornya.
"Saya nggak tahu bakal dipertemukan, sempat kaget tapi ada senangnya juga kedua belah pihak mulai terbuka dan mereka berdua (Vicky dan Angel Lelga) meminta untuk tes DNA anak saya. Ini menguntungkan bagi saya dan anak saya untuk masa depannya," ujar Vivie kepada awak media.
Momen pertemuan tersebut, dimanfaatkan Vivie untuk menagih janji Vicky menikahinya demi masa depan anak mereka berdua, Paris Prasetyo.
"Saya cuma nagih janji demi anak, nikah yuk! Kita pikirin masa depan anak, anak makin gede juga perlu bapak. Untuk status anak juga, saya ingin dinikahi secara resmi," tuturnya.
Ditanya soal status Vicky yang telah menikah siri dengan Angel, Vivie mengaku tidak peduli dan tetap meminta tanggung jawab pria memiliki nama asli Hendriatno tersebut. Hanya saja, dia menolak untuk dipoligami.
"Itu urusan mereka ya. Yang penting komitmennya Vicky harus ditepati. Saya nggak mengiyakan itu (poligami), tapi semua demi anak," tandasnya.
Sementara itu, pengacara Vivie, Ilal Ferhard menjelaskan bahwa upaya hukum yang kini dilakukan kliennya semata-mata untuk kepentingan anak dan akta lahir.
"Aktanya itu yang paling penting, terus kan kesepakatan dari Vicky Rp 5 juta per bulan tapi menurut Vivie masih kurang, dari pihak kami minta Rp 25 juta," imbuh Ilal.
Usai dipertemukan, rencananya mereka akan melakukan tes DNA guna membuktikan status anak Vivie. Setelah itu, pihak Vivie akan menyodorkan draft ke Vicky soal biaya anak.
Seperti diketahui, akhir Agustus 2017 lalu, Vivie melayangkan gugatan kepada Vicky lantaran tak bertanggung jawab dalam memberi nafkah, tak mengembalikan uang Rp 10 juta yang dititipkan dan menggadaikan mobil miliknya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
