Semasa hidupnya, Mpok Alpa sangat patuh ke suami. (Instagram: nina_mpokalpa)
JawaPos.com - Upaya perburuan dana yang digelapkan totalnya mencapai Rp 2 miliar lebih, sebenarnya sudah sempat diusahakan sejak komedian Mpok Alpa masih hidup. Dana itu diambil tanpa hak oleh mantan manajer berinisial T.
Upaya perburuan tersebut sempat terhenti setelah pemilik nama asli Nina Carolina meninggal dunia. Dana mencapai Rp 2 miliar milik Mpok Alpa yang diperkirakan digelapkan terhitung sejak tahun 2018 hingga 2023.
Setelah Aji Darmaji, suami mendiang Mpok Alpa, resmi menetapkan pengadilan terkait perwalian atas anak-anaknya sekaligus ada penetapan terkait ahli waris, Aji Darmaji membuat keputusan untuk melanjutkan perburuan harta mendiang Mpok Alpa.
Aji Darmaji bersama kuasa hukumnya kini sedang mempersiapkan langkah hukum secara pidana ataupun perdata untuk menagih uang Rp 2 miliar dari T yang merupakan hak anak-anaknya.
"Di sini ada hak waris dari anak-anak almarhumah. Ayo bayar uang yang kemarin kamu pakai, tidak disampaikan kepada almarhumah," pinta Aji Darmaji ditujukan kepada mantan manajer berinisial T.
Menurut Aji Darmaji, antara pihak Mpok Alpa dan T sebenarnya sempat ada kesepakatan terkait proses pengembalian dana.
"Sudah ada perjanjian waktu itu. T bilang mau bayar nyicil Rp 50 juta per bulan, tapi sampai sekarang tidak ada sama sekali," ujar Aji Darmaji.
Dia membenarkan bahwa T sempat menjaminkan rumah senilai Rp 600 juta. Hanya saja, rumah itu masih jauh dari dana yang diduga digelapkannya.
Dalam waktu dekat, Aji Darmaji akan melaporkan T secara hukum pidana ataupun perdata apabila tidak ada itikad baik untuk mengembalikan dana milik mendiang Mpok Alpa. Apalagi sampai sejauh ini, T tidak bisa dihubungi dan terkesan lari dari tanggung jawab.
"Kalau memang ada niat buat tanggung jawab, ayo datang temui kita. Jangan sampai kita bikin ramai lagi," ujar Aji Darmaji.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
